RM.id Rakyat Merdeka - Usai sudah petualangan Steve Cooper bersama Leicester City. Nakhoda berumur 44 tahun itu diberhentikan The Foxes pada Minggu (24/11/2024) malam WIB.
Cooper kehilangan posisinya sehari setelah Leicester menelan kekalahan atas Chelsea di Stadion King Power. Kekalahan tersebut membuat The Foxes kian terpuruk di papan bawah klasemen Liga Inggris.
Baca juga : Gunawan Sumodiningrat: Revisi UU Koperasi Demi Asta Cita
“Leicester City telah memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Steve Cooper sebagai manajer tim utama,” tulis pernyataan The Foxes dilansir laman resmi klub.
The Foxes belum menentukan sosok permanen pengganti Cooper. Untuk sementara waktu, sesi latihan tim utama bakal dipimpin oleh asisten pelatih, Ben Dawson.
Baca juga : Selangkah Lagi, Bek Leny Yoro Merapat Ke Man United
Mantan kiper Leicester, Mark Schwarzer, mengaku sangat kaget dengan keputusan mendepak Cooper. Schwarzer pun menyarankan The Foxes untuk menunjuk mantan pelatih Chelsea, Graham Potter, sebagai pengganti Cooper.
“Apakah Potter tertarik menangani klub sekaliber Leicester? Kenapa tidak? Saya rasa Potter akan bisa menunjukkan kinerja memuaskan bersama Leicester,” jelas Schwarzer kepada BBC Sport.
Baca juga : Ambarat Ngarep Permanen Di Manchester United
Menunjuk Potter bukanlah satu-satunya opsi yang bisa diambil The Foxes. Mereka kabarnya juga mempertimbangkan dua sosok bernama besar lainnya, Ruud van Nistelrooy serta David Moyes.
Di bawah komando Cooper, The Foxes hanya mampu meraih dua kemenangan dalam 12 pertandingan Premier League 2024/2025. Jamie Vardy dan kolega saat ini duduk di peringkat ke-16 klasemen dengan perolehan 10 poin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.