RM.id Rakyat Merdeka - Real Madrid berhasil lolos ke babak perempat final, setelah mengalahkan tim se-kota Atletico Madrid melalui drama adu penalti 4-2. Duel yang digelar di Stadion Civitas Metropolitano ini berakhir 1-0 atau agregat 1-1, sehingga harus ditentukan lewat adu penalti.
Keberuntungan berpihak kepada Madrid saat eksekutor Atletico, Julian Alvarez, mengalami momen sial dalam adu penalti. Tendangan pemain Argentina itu dianulir karena ia terpeleset dan menyentuh bola dua kali sebelum masuk ke gawang.
Meskipun kiper Atletico Jan Oblak sempat menggagalkan penalti Lucas Vazquez, kegagalan Marcos Llorente memberikan jalan bagi Antonio Rudiger untuk mencetak gol penentu yang membawa Madrid ke babak delapan besar.
Berkat hasil ini, Real Madrid berhak lolos ke babak perempat final dan akan menghadapi Arsenal yang sukses menyingkirkan wakil Belanda, PSV Eindhoven dengan kemenangan agregat 9-3.
Baca juga : Adu Jotos, Rockets Menang
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham menegaskan bahwa timnya memiliki mentalitas yang berbeda saat menghadapi pertandingan besar setelah menyingkirkan Atletico Madrid melalui drama adu penalti untuk melaju ke perempat final Liga Champions.
“Itulah yang terkadang dibutuhkan, momen ketenangan dan kepiawaian. Bukan selalu soal kualitas luar biasa yang sering Anda lihat dari kami,” ujar gelandang timnas Inggris ini.
Bellingham yang turut menyumbang satu gol dalam adu penalti menegaskan bahwa Madrid memiliki cara tersendiri untuk memenangkan laga-laga penting. “Kami memiliki perubahan mentalitas saat menghadapi pertandingan seperti ini. Kami tahu ada cara tertentu untuk memenangkan laga, dan kami sangat baik dalam hal itu. Kami memahami situasi pertandingan dengan sangat baik, dan malam ini adalah buktinya,” kata Bellingham.
Sebelumnya, Real Madrid tampil luar biasa dengan mengalahkan Manchester City 6-3 secara agregat di babak playoff untuk mencapai fase gugur. Namun, menghadapi Atletico di kandangnya sendiri menjadi tantangan berbeda.
Baca juga : Tepis Pesta Pernikahan Habiskan 3,5 Miliar
El Real dikejutkan dengan gol cepat Conor Gallagher yang menyamakan agregat sejak menit pertama. Namun, meski berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan, tim tamu mampu bertahan hingga akhir waktu normal dan perpanjangan waktu.
Seusai adu penalti, para penggemar dan pemain Real Madrid merayakan kemenangan susah payah mereka atas Atletico Madrid. Tetapi Carlo Ancelotti lebih merasa lega ketimbang gembira, karena penampilan anak asuhnya di bawah standar.
“Saya telah mencoba menjelaskan kepada para pemain saya bahwa prioritasnya bukanlah membuat permainan lebih rumit dari yang sudah ada,” kata Carlo Ancelotti dalam konferensi pers.
“Kami membuatnya lebih sulit dengan kehilangan bola yang tidak perlu yang terus-menerus membuat kami kehilangan posisi. Jika mereka mencetak gol 2-0, maka permainan bisa menjadi tidak terkendali. Kami bermain lebih baik seiring berjalannya permainan, memiliki peluang, tetapi kami perlu meningkatkan fokus dan konsentrasi,” ujarnya.
Baca juga : Gibran Bicara Agenda Lebaran: Sowan Ke Presiden Dulu, Baru Mudik
Sementara itu, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone buka suara soal kontroversi tendangan penalti Julian Alvarez. Dia meyakini, Video Asisten Wasit (VAR) membuat keputusan yang salah atas tendangan penalti tersebut.
Kontroversi ini terjadi saat skor 1-2 ketika Julian Alvarez maju sebagai eksekutor kedua bagi Atletico. Atletico tertinggal. Alvarez coba melepas tendangan keras dari titik putih. Bola masuk ke gawang walau dia terpeleset.
Awalnya, wasit wasit Szymon Marciniak menyatakan sepakan Alvarez jadi gol. Skor menjadi imbang 2-2. Namun, ada panggilan dari VAR. Momen saat Alvarez terpeleset diteliti lebih lanjut oleh VAR. Pada tayangan VAR, terlihat ada sentuhan lain dari Alvarez saat terpeleset. Jadi, ada dua sentuhan yang dilakukan Alvarez. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.