Dark/Light Mode

Diviralkan Terima Amplop Saat Rapat

Anggota DPR: Saya Terima SPPD

Kamis, 13 Maret 2025 08:10 WIB
Tangkapan layar video viral yang menampilkan anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron menerima sebuah amplop cokelat saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama jajaran Direksi PT Pertamina (Persero), Selasa (11/3/2025). (Foto: YouTube/TV Parlemen)
Tangkapan layar video viral yang menampilkan anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron menerima sebuah amplop cokelat saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama jajaran Direksi PT Pertamina (Persero), Selasa (11/3/2025). (Foto: YouTube/TV Parlemen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Video singkat Anggota DPR ambil amplop setelah tanda tangan saat rapat bikin heboh dan viral di media sosial. Anggota DPR yang ada di video tersebut memastikan amplop itu berisi uang SPPD alias Surat Perintah Perjalanan Dinas.

Video itu banyak beredar di media sosial X, Instagram, TikTok, hingga Facebook. Video itu diklaim terjadi saat Komisi VI DPR sedang rapat dengan Pertamina pada Selasa, 11 Maret 2025. Video berdurasi 21 detik itu salah satunya dibagikan oleh akun @ZulkifliLubis69.

Dalam video itu terlihat seorang pria berbatik kuning mengambil amplop dari dalam map usai membubuhkan tanda tangan. Dengan cepat, amplop itu langsung dimasukkan ke kolong meja.

Baca juga : Ada Beras Berkutu Di Gudang Bulog

Banyak yang bikin narasi menyerang terkait video ini. Salah satunya, Akun @ZulkifliLubis69. “Perhatikan amplop kuning langsung simpan di bawah meja,” tulisnya, dikutip Rabu, (12/3/2025).

Belakangan diketahui, anggota DPR di dalam video itu adalah Herman Khaeron, anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat. Ia menerima amplop saat anggota Komisi VI dari Fraksi PDIP Darmadi Durianto sedang berbicara.

Herman yang duduk di sampingnya terlihat dihampiri seseorang sambil menyodorkan sebuah dokumen. Ia kemudian membuka dokumennya dan membutuhkan tanda tangan. Setelahnya, Herman mengambil amplop coklat yang terselip di dalamnya dan menyimpannya ke bawah meja.

Baca juga : Ardi Manto Adiputra: Ada Kemungkinan Bakal Digugat Ke MK

Mengetahui aksinya terekam video dan diviralkan, Herman langsung memberikan klarifikasi. Herman bilang, dokumen yang ditandatangani itu berisi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD). Ia juga mengatakan ada jatah uang perjalanan dinas di dalamnya, yang semestinya diterima minggu lalu, tapi belum sempat diambil.

Herman menegaskan bahwa penerimaan amplop tersebut merupakan prosedur standar dalam kegiatan kedinasan dan tidak terkait dengan tindakan yang melanggar hukum.

“Saya menandatangani di sini dan saya terima SPPD saya di meja, dengan batik baju kuning,” ungkap Herman dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Perusahaan Gas Negara dan PT Pertamina Hulu Energi di Komisi VI DPR kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Baca juga : Dave Laksono: Tak Ada Niatan Kembali Ke Orba

Ia juga menjelaskan saat rapat dengan Pertamina sebelumnya, Komisi VI membahas upaya penyelamatan terhadap badan usaha milik negara tersebut. Dengan munculnya video ini, dia khawatir justru menghancurkan citra perusahaan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.