RM.id Rakyat Merdeka - Shkodran Mustafi harus segera menemukan permainan terbaiknya bila ingin tetap berseragam klub Liga Inggris, Arsenal. Pelatih The Gunners Mikel Arteta mengancam bakal menjual bek asal Jerman tersebut, bila masih saja melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang merugikan tim.
Menurut Arteta, Mustafi bisa saja lebih cepat hengkang dari Emirates pada bursa transfer pemain bulan Januari ini jika ada tawaran dari klub lain. “Aku keras seperti ini karena tim tengah mengalami krisis lini pertahanan akibat Calum Chambers yang sedang didera cedera,” kata Arteta dikutip The Sun, kemarin.
Baca juga : Arteta Selamat Berkat Aubameyang
Shkodran Mustafi diboyong Arsenal dari Valencia hampir empat tahun yang lalu dengan banderol 35 juta Poundsterling atau sekitar Rp 635 miliar.
Kedatangannya ke Arsenal saat itu diharapkan dapat membuat lini belakang The Gunners makin tangguh, mengingat dia adalah salah satu pemain yang berhasil membawa Jerman menjuarai Piala Dunia tahun 2014.
Baca juga : Janji Dovi Juara Musim 2020
Tapi, kenyataannya Mustafi membuat Arsenal semakin bingung mengatasi masalah di lini belakang. Beberapa kali blunder yang dilakukannya berakibat The Gunners kehilangan poin dan juga momen menjadi pemenang dalam suatu pertandingan. Legenda Arsenal, Ian Wright mendukung sikap keras Arteta terhadap Mustafi.
“Sebagus-bagusnya Arteta sebagai pelatih jika lini belakang Arsenal masih dihuni pemain seperti Mustafi, bisa dipastikan Arsenal tetap akan menjadi tim yang gampang kebobolan,” ujar Ian Wright.
Baca juga : Arteta Nyohor di Jagat Maya
Dia meminta Arteta tak ragu menjual bek berusia 27 tahun tersebut. Menurutnya, dana penjualan Mustafi bisa digunakan untuk memperkuat skuad Arsenal mengarungi Liga Inggris. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.