BREAKING NEWS
 

Hasil Formula 1 Belanda

Naik Podium, Hadjar Melesat Ke 10 Besar

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : RIFFMY
Rabu, 3 September 2025 06:05 WIB
Isack Hadjar. (Foto: Instagram/isackhadjar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejutan besar hadir di Sirkuit Zandvoort, Belanda. Rookie Formula 1 asal Prancis, Isack Hadjar, berhasil meraih podium perdananya bersama Racing Bulls, Minggu (31/8/2025) lalu.

Hadjar finis ketiga setelah melalui balapan penuh tensi. Ia sempat bertarung sengit menjaga posisi keempat hampir sepan­jang lomba, membayangi Max Verstappen (Red Bull) dengan ketenangan luar biasa.

Keberuntungan akhirnya datang tujuh lap sebelum finis, ketika Lando Norris (McLaren) harus mundur karena masalah teknis. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Hadjar untuk naik ke posisi tiga.

Begitu melintasi garis finis, emosi Hadjar langsung meledak. “Ya Tuhan, apa yang telah saya lakukan? Kecepatannya luar bi­asa. Saya ada di podium, saya tidak bisa mempercayainya!” teriaknya melalui radio tim seperti dikutip dari ESPN, kemarin.

Baca juga : Tenangkan Pasar, Airlangga: Fundamental Ekonomi Kita Tangguh

Hadjar kemudian berlari ke arah kru Racing Bulls dan melompat ke pelukan mekanik. “Yang paling mengejutkan bagi saya adalah bisa konsisten mempertahankan posisi empat. Malang untuk Lando, tapi kami tidak membuat kesalahan. Mobil berada di jalur yang tepat sepan­jang akhir pekan. Saya benar-benar memaksimalkan apa yang saya punya,” ujarnya, masih dengan wajah penuh senyum.

Podium ini menjadi sejarah tersendiri. Hadjar kini tercatat sebagai pembalap Prancis ter­muda yang naik podium di Formula 1, pada usia 20 tahun.

Adsense

Ia juga langsung melesat ke masuk 10 besar klasemen se­mentara pembalap F1. “Sejak kecil target saya adalah bisa berdiri di podium Formula 1. Hari ini mimpi itu terwujud. Ini baru langkah pertama, semoga akan ada banyak lagi setelah ini,” katanya penuh haru.

Prestasi gemilang ini mem­buat nama Hadjar semakin di­perhitungkan dalam bursa kursi Red Bull Racing 2026.

Baca juga : Soros Cawe-cawe Demo Ricuh Di Indonesia

Manajemen tim kabarnya ten­gah serius menilai performa Had­jar, di samping dua kandidat lain: Yuki Tsunoda dan Liam Lawson.

Namun penampilan keduanya di Zandvoort terbilang mengece­wakan. Tsunoda hanya finis kesembilan, meski di depannya banyak pembalap gagal finis karena kecelakaan.

Lawson bahkan gagal menam­bah poin setelah terlibat tabrakan dengan Carlos Sainz (Ferrari). Situasi itu membuat Hadjar semakin menonjol.

Media internasional menyebut podium di Zandvoort sebagai bukti sahih bahwa Hadjar siap bersaing di level tertinggi. Di paddock, namanya semakin dielu-elukan sebagai “the next big thing” Prancis di F1 setelah era Alain Prost, Olivier Panis, hingga Esteban Ocon.

Baca juga : 7 Polisi Penabrak Ojol Tidak Dikasih Ampun

Meski begitu, Hadjar tetap merendah. “Saya masih harus banyak belajar. Musim ini pan­jang dan saya ingin menjaga konsistensi. Tapi jelas, podium ini adalah tonggak penting bagi karier saya,” tutupnya.

Dengan performa stabil, men­tal baja, dan usia yang masih muda, Hadjar kini membuka jalan menuju masa depan cerah. Red Bull tentu tak akan menutup mata melihat bintang baru lahir di lintasan. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense