BREAKING NEWS
 

PSSI–KNVB Gelar Coaching Clinic Dukung Pembinaan Pemain Muda

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 2 Desember 2025 05:39 WIB
KNVB menggelar Coaching Clinic di Jakarta. (Foto : PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) menggandeng Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk menggelar coaching clinic yang didukung Indomilk Susu Steril di ASIOP Stadium, Cempaka Putih, Jakarta, pada 25–26 November 2025.

Program ini merupakan tindak lanjut MoU PSSI–KNVB yang diteken pada 2024, sekaligus bagian dari upaya memperkaya pembinaan pelatih dan pemain muda Indonesia dengan pendekatan sepak bola modern.

Sebelumnya digelar di Timika pada 20–22 November, kegiatan ini menjadi edisi pertama coaching clinic di Jakarta.

Baca juga : Pintu Year-End Trading Competition, Dorong Peningkatan Volume Trading xStocks

Dua instruktur berlisensi UEFA A asal KNVB, Bert Zuurman dan Andre Simmelink, memperkenalkan filosofi sepak bola Belanda yang menekankan game-based learning, pengambilan keputusan, dan kesinambungan antara latihan dan situasi pertandingan.

Dengan keterlibatan 100 peserta anak, sesi ini dirancang sebagai ruang belajar yang terstruktur, progresif, dan relevan bagi pembinaan usia dini.

Adsense

Bert Zuurman mengapresiasi fasilitas serta antusiasme peserta. “Lapangannya bagus, bolanya oke, dan semua fasilitas bisa digunakan. Semua orang di akademi sangat membantu,” ujarnya.

Baca juga : Warga Sabang Dukung Penindakan 250 Ton Beras Impor Ilegal

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan lebih banyak peserta perempuan pada edisi berikutnya.
“Akan sangat baik jika jumlah peserta perempuan bisa bertambah. Itu penting untuk perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia,” tambahnya.

Salah satu peserta, Dafa, penjaga gawang 13 tahun mengaku mendapat banyak manfaat teknis dari program ini. Ia menyebut materi dasar seperti passing dan shooting menjadi penekanan utama, termasuk latihan transisi, komunikasi, hingga gim empat lawan empat.

Sementara itu, Andre Simmelink menegaskan bahwa seluruh materi dirancang agar selalu dekat dengan permainan nyata.

Baca juga : Legislator Jateng VI Ini Ajak Pemerintah Hormati Dan Sayangi Guru

“Anda belajar sepak bola dengan bermain sepak bola. Latihan harus selalu terkait pertandingan. Pemain hanya bisa berkembang ketika berada di lingkungan yang menuntut pengambilan keputusan seperti dalam permainan sesungguhnya,” jelasnya.

Andre juga mengingatkan pentingnya kesinambungan pendidikan pelatih. “Untuk berkembang, pelatih harus terus mempraktikkan apa yang dipelajari. Kursus lanjutan diperlukan agar proses ini tidak berhenti di sini.”

Kolaborasi PSSI, KNVB, dan Indomilk Susu Steril ini diharapkan menjadi fondasi pembinaan jangka panjang yang mampu mendorong kemajuan pesepak bola muda dan pelatih di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense