BREAKING NEWS
 

Hasil Tes Pramusim Bahrain, Mercedes Kalah Start Dari Ferrari

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : RIFFMY
Minggu, 22 Februari 2026 06:15 WIB
George Russell. (Foto: Instagram/georgerussell63)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Mercedes mengakui masih tertinggal dari Ferrari dalam hal start balapan menyusul penerapan regulasi baru Formula 1 musim 2026. Hal itu diungkapkan langsung oleh pembalap mereka, George Russell, usai rangkaian tes pramusim di Sirkuit Bahrain.

Perubahan regulasi Power Unit 2026 membuat prosedur start jauh lebih kompleks. Pembalap kini harus menggeber mesin hingga 10 detik untuk mencegah turbo-lag, sementara transisi tenaga dari mesin pembakaran internal (ICE) ke sistem MGU-K menjadi momen krusial yang harus dioptimalkan. 

Russell mengakui Mercedes belum menemukan solusi ideal. 

Baca juga : Rapat Perdana Badan Perdamaian, Trump Puji Prabowo Tangguh & Tegas

“Saya pikir kami memiliki banyak potensi, tetapi untuk memenangkan balapan, Anda juga harus melakukan start dengan baik,” ujar Russell dalam konferensi pers FIA, seperti dikutip dari ESPN, kemarin. 

“Saya pikir dua start yang saya lakukan minggu ini lebih buruk daripada start terburuk saya di Formula 1. Dan Lewis yang berada di posisi ke-11 berhasil naik ke posisi pertama,” imbuhnya. 

Adsense

Penampilan impresif Lewis Hamilton dalam simulasi start menegaskan keunggulan Ferrari di fase awal lomba. Keunggulan tersebut diyakini berasal dari desain turbo yang lebih kecil pada Power Unit Ferrari, sehingga membutuhkan energi lebih sedikit untuk berputar dan meminimalkan turbo-lag. 

Baca juga : Trump-Prabowo Sepakati Tarif Dagang: Ada Yang 19%, Ada Yang 0%

Russell pun menilai, pada tahap awal musim ini, kesalahan kecil saat start bisa berdampak besar terhadap hasil akhir balapan. 

“Pada tahap ini, saya rasa kecepatan Anda tidak terlalu penting. Hal yang akan membuat Anda tersandung adalah rintangan tertinggi. Dan itulah yang sedang kami coba pahami saat ini. Kami sedang mengalami beberapa kendala saat ini,” tambahnya. 

Situasi serupa juga dirasakan sejumlah tim lain. Pembalap McLaren, Oscar Piastri, menyebut prosedur start kini jauh lebih rumit dibanding musim sebelumnya. 

Baca juga : Tembus Rp 140 Ribu Per Kg, Harga Cabe Masih Pedas

“Cara kita melakukan start jauh lebih sulit daripada tahun lalu. Anda memiliki banyak tenaga. MGU-K aktif pada titik tertentu. Jadi, ini lebih rumit dari setiap sudut pandang,” kata Piastri. 

Sementara itu, duet Haas yang menggunakan Power Unit Ferrari, yakni Esteban Ocon dan Oliver Bearman, mengaku cukup puas dengan progres mereka dalam mengelola prosedur start yang baru. 

Meski masih sebatas tes pramusim, indikasi awal menunjukkan Ferrari lebih siap menghadapi tantangan regulasi 2026, sementara Mercedes masih bekerja keras mencari formula terbaik agar tidak kehilangan posisi krusial dalam 200 meter pertama balapan. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense