BREAKING NEWS
 

Alvarez Tak Belajar Dari Griezmann

Reporter & Editor :
ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Kamis, 27 Agustus 2026 06:20 WIB
Julian Alvarez. (Foto: Facebook/Julián Álvarez)

RM.id  Rakyat Merdeka - Agen dan lingkungan terdekat justru membahayakan karier Alvarez. Harusnya belajar dari kasus Griezmann yang sampai berkali-kali minta maaf.

Masa depan Julian Alvarez di Atletico Madrid semakin panas. Keinginan striker Argentina itu untuk pindah ke Barcelona membuat hubungannya dengan suporter Los Colchoneros memburuk.

Alvarez secara terbuka menyampaikan ingin meninggalkan Atletico. Situasi tersebut membuat suporter geram. Dalam laga Atletico kontra Villarreal di Civitas Metropolitano akhir pekan lalu, Alvarez bahkan terus dicemooh setiap kali mendapatkan bola.

Barcelona disebut telah mengajukan tawaran sekitar 100 juta Euro (Rp 2,06 triliun) untuk Alvarez. Namun, Atletico menolaknya dan mematok harga sang striker di kisaran 120 juta Euro (Rp 2,47 triliun).

Atletico memang tidak punya alasan untuk terburu-buru menjual Alvarez. Pemain berusia 26 tahun itu masih terikat kontrak hingga musim panas 2030 dan menjadi bagian penting dari skema serangan Diego Simeone.

Baca juga : Gabung Trackhouse, Enea Bastianini Makin Garang

Situasi tersebut membuat Christophe Dugarry ikut angkat bicara. Mantan pemain Barcelona itu mengecam keras sikap Alvarez dan orang-orang di sekelilingnya.

“Aku pikir pemain dan rombongannya itu idiot. Bagaimana bisa dia mengatakan, ‘Aku ingin meninggalkan klub’? Apakah dia bodoh atau apa?” kata Dugarry.

Dugarry menilai, Alvarez seharusnya belajar dari pengalaman Antoine Griezmann. Penyerang Prancis itu pernah mendapat cemoohan suporter Atletico setelah pindah ke Barcelona pada 2019.

Adsense

“Apakah dia tidak melihat apa yang terjadi dengan Griezmann? Tidakkah dia mengenal para petinggi klub dan para suporter?” tanya Dugarry.

Griezmann akhirnya kembali ke Atletico pada 2021 dan perlahan memperbaiki hubungannya dengan suporter. Dia bahkan berulang kali meminta maaf atas caranya meninggalkan klub.

Baca juga : Tensi Perang Dagang AS VS Kanada Kembali Panas

Alvarez semakin berada dalam tekanan. Saat masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 melawan Villarreal, ia langsung mendapat sorakan dari tribun.

Selepas pertandingan, Alvarez juga langsung meninggalkan lapangan dan tidak ikut berkumpul bersama rekan-rekannya untuk menyapa suporter.

Kiper Atletico, Jan Oblak, meminta semua pihak tidak memperkeruh situasi.

“Julian ada di sini, bersama kami di dalam tim. Selama dia masih bersama kami, kami akan mendukungnya dan memberikan dukungan terbaik kepadanya,” ujar Oblak.

“Ini situasi yang tidak nyaman bagi siapa pun, tetapi semoga semuanya bisa terselesaikan dan pada akhir musim nanti kita semua bisa merasa bahagia,” lanjutnya.

Baca juga : Raisa Andriana, Debut Akting Jadi Srikandi

Simeone juga meminta seluruh pihak tetap bersatu demi mengejar target Atletico musim ini.

“Jika Atletico ingin memenangkan gelar, kami harus bersatu sebagai sebuah tim. Kami membutuhkan penyerang, seorang penyerang kelas atas,” tegas Simeone. [GO]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense