Sebelumnya
Ia menambahkan dalam mencari ketua umum itu harus melalui seleksi yang ketat, adu program dan visi misi sehingga mereka yang dipilih harus benar-benar teruji dan mengerti bulutangkis. “Saya berharap sportivitas dijunjung tinggi.Adu program dan visi misi yang harus dikedepankan untuk mencari ketum yang profesional,” ujar Oei Wijanarko Senin (26/10).
Sementara itu Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Basri Yusuf mengatakan, ada yang perlu diperbaiki dalam sistem pemilihan ketua umum. Untuk itu pada rapat-rapat komisi di Munas nanti pihaknya akan memberi masukan tentang perbaikan-perbaikan pada AD/ART atau peraturan organisasi.
Baca juga : Besok, 11 Pengprov Akan Daftarkan Ari Wibowo Sebagai Caketum PP PBSI
“Saya ingin PBSI ke depan dipimpin oleh orang yang benar-benar mau mengabdi untuk bulutangkis. Bukan sekadar menjadi ketua umum tapi pekerjaannya tertangani dengan baik. Kami trio Jawa (Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur) menginginkan bulutangkis maju bersama dengan kepemimpinan yang bijak dan cinta bulutangkis. Dan itu kami lihat ada pada sosok Ari Wibowo,” kata Basri.
Ia mengatakan apa yang dilakukan Ari dengan membangun sarana latihan yang begitu banyak di Provinsi Banten memberi angin segar bagi perkembangan bulutangkis di daerah tersebut. Dan ini menurut Basri perlu diapresiasi.
Baca juga : 29 Pengprov Resmi Daftarkan Agung Firman Caketum PP PBSI
Ketua Pengprov PBSI Aceh Nahrawi Noerdin berharap ada perbaikan dalam sistem pemilihan Ketua Umum PBSI pada Munas nanti. Dimana setiap calon harus memberikan penjelasan tentang visi misinya dan apa programnya selama memimpin PBSI selama empat tahun. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.