Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi diminta untuk berhati-hati dalam memilih Calon Jaksa Agung. Jangan sampai Jaksa Agung yang dipilih merupakan sosok karbitan.
Koordinator Jaksa Watch Indonesia (JWI), Haris Budiman, menuturkan, saat ini, selain KPK, Institusi Adhiyaksa merupakan salah satu lembaga terseksi dalam perhelatan politik hukum di Tanah Air. Seperti kebiasaan yang terjadi selama ini, posisi Jaksa Agung selalu menjadi incaran parpol. Parpol itu kemudian melakukan lobi-lobi politik dan lobi-lobi kekuasaan, agar calonnya dipilih presiden.
Baca juga : Jangan Lemahkan KPK
Untuk calon seperti ini, dia menyebut sebagai sosok karbitan. “Mereka yang seperti itu kan karbitan. Presiden tidak boleh memilih Jaksa Agung karbitan. Ini soal penegakan hukum. Soal kewibawaan negara, soal keadilan dan penataan masyarakat yang beradab, yang taat hukum. Jadi, hentikan para calon Jaksa Agung karbitan masuk ke kabinet,” tutur Haris, di Jakarta, Jumat (6/9).
Lebih lanjut, pria yang berprofesi sebagai advokat ini menekankan, kejaksaan harusnya bisa berperan optimal sebagai panglima penegakan hukum.
Baca juga : Jualan Online Makin Sulit
Menurutnya, parpol harus sadar diri bahwa fungsi penegakan hukum melalui Korps Kejaksaan bukan mainan politik.
"Semoga, kejaksaan bisa menjadi institusi yang agung, yang dihormati, yang disegani, dan ditaati," tandasnya. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya