Dewan Pers

Dark/Light Mode

Meninggal Usai Operasi Amandel

Miss Brazil 2018 Diduga Korban Malpraktik

Kamis, 23 Juni 2022 17:28 WIB
Model dan Miss Brazil 2018, Gleycy Correia, tutup usia. (Foto Instagram Gleycy Correia)
Model dan Miss Brazil 2018, Gleycy Correia, tutup usia. (Foto Instagram Gleycy Correia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Model dan Miss Brazil 2018, Gleycy Correia meninggal dunia di usia 27 tahun setelah mengalami pendarahan dan koma usai operasi amandel. Dia diduga menjadi korban malpraktik.

Dilansir dari Dailymail.uk, Selasa (21/6), Correia, mengalami koma usai operasi itu selama dua bulan dan serangan jantung, 4 April lalu. Pendeta keluarga, Lidiane Alves Oliviera mengatakan, Correia menjalani operasi untuk mengangkat amandelnya, kemudian setelah lima hari di rumah pulang dari rumah sakit, dia mengalami pendarahan.

“Dia mengalami serangan jantung pada 4 April dan sejak itu dia dalam keadaan koma, tanpa aktivitas neurologis,” jelasnya.

Jenazah Correia dimakamkan, Selasa (21/6) waktu setempat, setelah dikirim ke ahli forensik di Macae untuk diautopsi. Langkah ini untuk menguak dugaan adanya malpraktik dalam kematiannya.

Berita Terkait : Arema Berduka, Mantan Miss Brasil Kekasih Kiper Maringa Wafat

Pastor Jak Abreu, yang mengenal keluarga Correia, menulis di media sosial bahwa kerabatnya percaya bahwa ada malpraktik medis selama operasi.

“Tuhan memilih hari ini untuk berkumpul mengumpulkan putri kami. Kami tahu bahwa dia akan sangat dirindukan, tetapi dia sekarang akan mencerahkan langit dengan senyumnya,” tulisnya.

Correia dinobatkan sebagai Miss United Continents Brazil pada 2018. Selain dikenal sebagai model, Correia juga seorang pengusaha klinik kecantikan. Memberi penghormatan kepada Correia, Miss Brazil merilis pernyataan resminya.

“Gleycy akan selalu dikenang karena kecantikannya yang tercerahkan, kegembiraan dan empati yang ditunjukkan dalam pekerjaannya,” sebut Yayasan Miss Brazil.

Berita Terkait : Jalani Operasi, Bek Persija Asal Brasil ini Kudu Rehat Panjang

Correia punya 52.000 pengikut di Instagram dan setelah dia koma, akunnya diambil alih kerabat yang memposting doa di postingannya. Ucapan duka cita berseliweran di akunnya.

Correia selama ini memanfaatkan Instagram-nya untuk berbicara tentang masa kecilnya. Di mana dibesarkan dalam kemiskinan di Brazil. Correia mengatakan, dia mulai bekerja ketika berusia delapan tahun, bekerja sebagai manikur di salon kecantikan.

“Kita tidak akan pernah tahu seberapa kuat kita sampai menjadi kuat adalah satu-satunya pilihan,” tulisnya di Instagram beberapa waktu lalu.

“Saya benar-benar tidak dilahirkan dalam buaian emas, saya dari keluarga yang sangat sederhana, tetapi saya sangat bangga akan hal itu, sangat bangga,” tutur Correia.***

Berita Terkait : Nasdem Diminta Nggak Tarik Jenderal Andika Berpolitik Praktis