Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Artis Prilly Latuconsina sering merasa kesepian. Terutama, saat dirinya sedang sedih hadapi masalah hidup. Sebab, tidak ada teman yang berempati terhadapnya. Sebaliknya, malahan mereka menyepelekan curhatannya.
Hal itu dibeberkan Prilly saat menjadi bintang tamu podcast Suara Berkelas. Prilly mengaku sering merasa kesepian karena emosi dan kesedihannya kerap dianggap tidak valid oleh orang-orang terdekat.
Mereka, sambung Prilly, menilai hidupnya sudah sempurna dengan segala fasilitas mewah yang telah dimilikinya.
Pacarnya Omara Esteghlal ini menilai pola pikir sebagian besar orang salah menilai berat dan ringan masalah seseorang hanya berdasarkan tolok ukur finansial. Padahal, menurut bintang Danur ini, kekayaan materi tidak serta-merta membuat seseorang kebal terhadap rasa sedih atau masalah hidup.
Baca juga : Prediksi Purbaya Meleset Sedikit
Dia mengaku, sering mendengar orang menilai dirinya tidak pantas bersedih.
“Kalimat yang sering aku terima itu adalah, ‘Masih mending lo gitu’. Padahal kan kita nggak bisa menilai masalah orang itu dari materi ya,” ungkap Prilly.
Namun demikian, Prilly mencoba untuk tetap tangguh. Apalagi, dia meyakini bahwa Tuhan hadir untuk dirinya.
“Tapi ya pasti Tuhan itu adil, Tuhan akan ngasih masalah yang sesuai dengan levelnya dia,” imbuhnya.
Baca juga : OSO: Hilangnya Suara Rakyat di Pemilu Tak Boleh Dianggap Sepele
Kekecewaan Prilly makin bertambah kala dirinya mencoba membuka diri dan bercerita tentang masalahnya. Namun tetap saja, yang dia dapatkan justru makin sedih.
Dia menceritakan bagaimana teman-temannya sendiri sering menyepelekan perasaan sedihnya.
“Aku sering dibercandain kalau misalnya aku lagi nangis, temanku atau apa, aku dibercandain, ‘Ya lo nangis, tapi rumah lo marmer’. Misalnya aku cerita ya, ‘Lo nangis juga besoknya bisa beli tiket ke Italia terus lo nangis di Lake Como’,” ucapnya speechless menirukan komentar teman-temannya.
Kondisi itu, lanjut Prilly, membuat dirinya akhirnya kerap merasa sendirian meskipun dikelilingi banyak orang.
Baca juga : Top, RI Jadi Presiden Dewan HAM PBB
“Aku ngerasa kayak aku tuh nggak pantas sedih. Aku ngerasa posisiku sebagai Prilly Latuconsina nggak pantes terpuruk. Kalau terpuruk berarti aku nggak bersyukur,” tuntasnya. TAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 12, edisi Sabtu, 10 Januari 2026 dengan judul "Prilly Latuconsina, Sering Merasa Kesepian"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya