Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anies-Imin Deklarasi, Muncul Isu Duet Ganjar-Ridwan Kamil
Usman M Tokan: Golkar Pindah Koalisi Dulu Dong
Sabtu, 9 September 2023 06:20 WIB
Sebelumnya
Elektabilitas Ganjar dianggap lemah di Jawa Barat. Sehingga, muncul wacana Ganjar-Ridwan Kamil yang mantan Gubernur Jabar. Tanggapan Anda?
Dari dulu, Jawa Barat itu basis MI (Muslimin Indonesia/MI). Nah, bakal Cawapres yang kami usulkan, Pak Sandiaga Uno juga ada darah MI, sehingga cukup kuat di Jabar.
Belum lagi, pemilih GenZ dan milenial juga menggandrungi Sandi, khususnya di Jawa Barat. Sehingga, Sandi bisa menambal kelemahan Ganjar di Jabar.
Jika Ganjar berpasangan dengan Ridwan Kamil, bagaimana dengan Sandi?
Baca juga : Firman Soebagyo: Kami Sudah Berikan Mandat Kepada Ketum
Hari ini, PPP tetap konsisten mendorong Pak Sandi. Kami perjuangkan Sandi sebagai Cawapres, sesuai hasil Rapimnas PPP ke-6.
Kenapa PPP begitu ngotot mendorong Sandi?
Pak Sandi itu lagi naik daun dan elektabilitasnya tertinggi sebagai kandidat Cawapres, termasuk jika diduetkan dengan Pak Ganjar.
Golkar mendukung bakal Capres Prabowo. Bagaimana peluang politisi Golkar, Ridwan Kamil menjadi pendamping Ganjar?
Baca juga : Usman Tokan: Semua Kandidat Punya Kelebihan Dan Kekurangan
Kalau memang mau mendorong Ridwan Kamil atau kader Golkar jadi Cawapresnya Ganjar, ya masuk dulu ke koalisi kami. Golkar pindah koalisi dulu dong. Setelah bergabung, nanti kita duduk sama-sama, mendiskusikan yang terbaik bagi bangsa ini.
Bagaimana PPP menyikapi munculnya wacana duet Ganjar-Ridwan Kamil?
Kalau ada nama-nama yang muncul untuk didorong berduet dengan Pak Ganjar, itu merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
Apalagi, banyak tokoh yang disandingkan untuk menjadi pendamping Ganjar. Dulu beredar 10 nama, mengerucut menjadi lima. Kemudian, ada lagi nama baru yang berkembang di masyarakat. Itu sah-sah saja.
Baca juga : Relawan OMG Gelar Pawai Sedekah Bumi Di Pati
Wacana seperti ini, bukan masalah bagi PPP ya...
Ini namanya pembelajaran politik bagi generasi muda dan masyarakat, supaya rakyat tidak membeli kucing dalam karung. REN
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya