Dark/Light Mode

Ada Yang Menilai Harusnya Nol Persen, NasDem Usul Naikin PT 7 Persen

Sonny Pudjisasono: Sebaiknya Angka PT 0 Persen Saja

Sabtu, 31 Agustus 2024 07:40 WIB
Sonny Pudjisasono, Ketua Majelis Rakyat Partai Buruh. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Sonny Pudjisasono, Ketua Majelis Rakyat Partai Buruh. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
NasDem ingin menaikkan angka PT menjadi 7 persen. Bagaimana respons Anda?

Terus terang, kami menolak usulan kenaikan angka PT. Menurut saya, threshold sebaiknya 0 persen. 

Kenapa 0 persen?

Kita perlu mengembalikan sistem, sehingga hak-hak rakyat dihargai, sekecil apa pun. Sistem saat ini, memisahkan dan mengabaikan suara rakyat yang tidak memenuhi threshold, sehingga banyak suara tidak terwakili di DPR.

Baca juga : Luhut Evaluasi Pariwisata Bali

Apa substansi penolakan ini?

Dengan angka threshold yang ditetapkan sebesar 4 persen saja, banyak suara yang hilang dan tidak terwakili. Parliamentary threshold yang diberlakukan kepada partai-partai, menyebabkan hampir 18 persen suara rakyat tidak terwakili di lembaga legislatif. 

Banyak suara rakyat yang tidak terwakili ya?

Hanya suara rakyat yang mencapai threshold yang terwakili. Sedangkan suara yang di bawah threshold, tidak memiliki wakil di DPR.

Baca juga : PAN Garansi, Jokowi Tak Pernah Intervensi

Apa akibatnya?

Akibatnya, di DPR, hanya suara partai yang diakomodir, bukan suara rakyat. Seharusnya, DPR benar-benar menjadi Dewan Perwakilan Rakyat, bukan dewan perwakilan partai. Sekarang, wakil kita adalah wakil partai, bukan wakil rakyat. 

Apa harapan Anda?

Tolak threshold. Biarkan rakyat memilih pemimpinnya sendiri, bukan partai yang mengatur rakyat. Saat ini, partai-partai mengatur rakyat, dan badan legislasi dikendalikan penguasa. REN

Baca juga : Arinal Nyagub Dari PDIP

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 31 Agustus 2024 dengan judul "Ada Yang Menilai Harusnya Nol Persen, NasDem Usul Naikin PT 7 Persen, Sonny Pudjisasono: Sebaiknya Angka PT 0 Persen Saja"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.