Dark/Light Mode

Soal Isu Partai Tersandera Saat Pilkada, Ada Yang Bantah, Ada Yang Bilang Mungkin

Nazaruddin: Sistem Rusak, Tak Ada Check Dan Balance

Minggu, 8 September 2024 07:40 WIB
Nazaruddin, Waketum Partai Ummat. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Nazaruddin, Waketum Partai Ummat. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Anies mempertanyakan, apakah partai-partai tersandera. Tanggapan Anda?

Ya, itu kan mungkin saja. Saya menilai, maksud Pak Anies kan partai-partai yang ada di Parlemen. Karena, partai yang berada di Parlemen kan punya kepentingan dan berbagai masalah. 

Memangnya Partai Ummat merasa tidak tersandera?

Baca juga : Menhub Perkuat Regulasi Transportasi Sektor Udara

Partai Umat tidak pernah merasa tersandera. Kami selalu melakukan kritik. Pak Amien sampai sekarang melalui podcast-nya terus mengkritik.

Anda melihat bahwa partai yang ada di parlemen itu tersandera?

Partai-partai politik yang di parlemen itu, tergoda insentif kekuasaan. Sehingga, mereka tidak menjaga hukum alam demokrasi, check and balance. Sistem kita ini rusak karena sudah tidak ada check and balance. Sumber masalahnya di situ.

Baca juga : Ganjar Mulai Turun Gunung

Apakah karena itu Anies bilang bahwa partai tersandera? 

Setiap pernyataan, tidak bisa ditempatkan di ruang hampa. Selalu ada konteksnya.

Maksud Anda?

Baca juga : Antusiasme Sangat Tinggi, Aktivisme Justru Rendah

Artinya, secara konten, secara materi, apa yang disampaikan Anies itu karena tidak ada satu partai pun yang mau mengusung dia. Padahal, banyak warga Jakarta yang mendukungnya. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 8 September 2024 dengan judul "Soal Isu Partai Tersandera Saat Pilkada, Ada Yang Bantah, Ada Yang Bilang Mungkin, Nazaruddin: Sistem Rusak, Tak Ada Check Dan Balance"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.