Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bangun Hunian Warga Jakarta Di Atas Kantor Kecamatan, Ide Cemerlang Atau Mengganggu Layanan?
Dave Laksono, Akan Mengganggu Pelayanan Publik
Minggu, 13 Oktober 2024 07:40 WIB
Sebelumnya
Pramono akan menjadikan kan tor kecamatan di Jakarta menjadi hunian untuk GenZ. Bagaimana respons Anda?
Bagaimana caranya. Kok, kantor kecamatan jadi perumahan. Saya belum mengerti maksudnya.
Itu perumahan buat GenZ. Apakah mungkin?
Begini, di Jakarta itu ada 40 keca matan. GenZ di Jakarta itu jumlahnya jutaan orang. Apakah bisa 40 kantor kecamatan itu menampung GenZ dan milenial.
Baca juga : AHY: Simbol Indonesia Maju
Berarti program itu perlu diper tanyakan, ya?
Tidak tahulah. Tanya yang pu nya program. Tapi, bagaimana membangun perumahan GenZ di dalam kantor kecamatan. Saya belum melihat poin kerjanya bagaimana, jika kantor kecamatan itu untuk hunian juga.
Apakah itu tidak masuk akal?
Saya belum masuk dan belum pa ham maksudnya seperti apa. Mungkin perlu ada penjelasan lebih lanjut dari tim pemenangan Pram-Doel, baru bisa diterima masyarakat.
Baca juga : PAN Kepengen Kadernya Lebih Garang Di Senayan
Jika kantor kecamatan jadi hunian, apakah tidak mengganggu pelayanan publik?
Jelas menganggu. Kantor keca matan kan untuk pelayanan publik, bagaimana jika dicampur dengan hu nian. Saya tegaskan, akan menganggu pelayanan.
Lalu, apa pesan Anda?
Program harus realistis. Jangan hanya menebar janji untuk kemenangan sesaat. Tapi, harus diper hitungkan jangka panjang untuk masyarakat Jakarta. REN
Baca juga : Lindungi Perempuan Dan Anak Jangan Cuma Omon-omon
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 13 Oktober 2024 dengan judul "Bangun Hunian Warga Jakarta Di Atas Kantor Kecamatan, Ide Cemerlang Atau Mengganggu Layanan? Dave Laksono, Akan Mengganggu Pelayanan Publik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya