Dark/Light Mode

Punya Semangat Berbagi Tinggi, Masyarakat Diajak Dukung Program MBG

Irma Suryani Chaniago: Perlu Pengawasan Agar Tidak Kontraproduktif

Sabtu, 11 Januari 2025 07:50 WIB
Irma Suryani Chaniago, Anggota Komisi IX DPR RI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Irma Suryani Chaniago, Anggota Komisi IX DPR RI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Lembaga Survei KedaiKOPI mengusulkan, agar Pemerintah membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membantu program Makan Bergizi Gratis (MBG)?

Jika para konglomerat ikut turun tangan membantu, melalui dana Corporate Sosial Responsibilty (CSR) mereka, tentu program ini akan lebih bagus. Nilai gizinya akan lebih baik.

Apakah program ini perlu diberikan untuk semua jenjang sekolah?

Di Jepang, program ini cukup diberikan untuk anak sekolah dari playgroup sampai tingkat SMP saja. Usul saya, kita tiru program Jepang, cukup sampai SMP. 

Baca juga : Ibnu Dwi Cahyo: Beri Bantuan Tidak Selalu Berupa Uang

Memangnya kenapa jika sampai SMA?

Cukup sampai SMP, jangan terlalu lebar. Jika terlalu lebar, kontrolnya jadi sangat sulit, terutama soal kualitas makanan. Selain itu, untuk anak balita bisa melalui anggaran program penurunan stunting. 

Tingkat SMA tidak perlu ada MBG?

Mending sampai tingkat SMP saja. Sehingga, harga makanan bisa ditingkatkan menjadi Rp 15 ribu per siswa, agar nilai gizinya jauh lebih baik. 

Baca juga : Menhub Keluarkan 4 Jurus

Harus tersampaikan ke publik bahwa makan bergizi ini, bukan makan kenyang. Sebab, kenyang saja tapi tidak bergizi, tidak akan mampu menambah perkembangan otak anak.

Bagi orangtua siswa yang tidak dapat membantu program ini, bagaimana?

Tidak ada masalah. Regulasinya, setiap sekolah  wajib ada makan bergizi gratis. Namun, bagi orangtua yang mampu, maka bisa membantu.

Apa yang harus diperhatikan jika orangtua yang mampu, membantu MBG?

Baca juga : Basuki: IKN Diminati Para Investor Swedia

Perlu pengawasan terkait keterbukaan anggaran yang diterima, agar tidak menjadi kontraproduktif. 

Sebenarnya anggaran untuk MBG ini cukup atau kurang ya?

Menurut Badan Gizi Nasional (BGN), dana dari Pak Presiden Prabowo Subianto itu bersifat talangan yang akan dikembalikan saat DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) cair. Alhamdulilah, pertengahan Januari 2025, DIPA sudah cair. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 11 Januari 2025 dengan judul "Punya Semangat Berbagi Tinggi, Masyarakat Diajak Dukung Program MBG, Irma Suryani Chaniago: Perlu Pengawasan Agar Tidak Kontraproduktif "

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.