Dark/Light Mode

Barang Impor Banjiri Pasar Online, Produk Dalam Negeri Terdesak

Saleh Partaonan Daulay: Harga Produk Impor Sangat Murah

Rabu, 15 Januari 2025 07:40 WIB
Saleh Partaonan Daulay, Ketua Komisi VII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Saleh Partaonan Daulay, Ketua Komisi VII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat sektor UMKM dan ekonomi kreatif sekarang ini?

Mengenai UMKM, saat ini barang tidak perlu dibawa ke pasar. Cukup disusun dan ditumpuk di gudang. Para pembeli ditawari secara online. Barangnya, diantar langsung ke alamat pembeli.

Namun, apabila dicermati secara sepintas, barang-barang yang beredar di Indonesia kebanyakan bukanlah produk dalam negeri. Barang-barang dari negara lain merajai.

Kenapa produk dalam negeri kalah bersaing?

Baca juga : Ekonomi Kreatif Indonesia Siap Tampil Di Level Dunia

Harga produk impor sangat murah, di bawah harga barang-barang UMKM dalam negeri. Kalau begini, Indonesia jelas akan jadi pasar bagi orang lain. Basis pengembangan ekonomi kerakyatan akan terkendala. Uang yang ada di masyarakat justru dikumpul dan diakumulasi pihak luar.

Solusi dari Anda seperti apa?

Dalam konteks ini, Pemerintah perlu meningkatkan daya saing produk UMKM dan ekonomi kreatif Indonesia. Saya melihat banyak potensi yang ada di anak-anak muda kita. Potensi mereka kurang dibina dan diarahkan secara baik. Tidak jarang, mereka yang ahli dan berpotensi, justru bekerja dan dimanfaatkan pihak luar.

Bagaimana saran Anda untuk pengembangan ekonomi kreatif?

Baca juga : Perkuat Ekosistem Halal Dari Hulu Hingga Hilir

UMKM dan ekonomi kreatif itu penting. Mesti beririsan kuat, namun tetap berbeda. UMKM diharapkan dapat mengembangkan usaha kecil menengah yang ada selama ini, sementara ekonomi kreatif diharapkan dapat menemukan kreativitas dan inovasi baru bernilai tinggi.

Ekonomi kreatif justru tidak mesti usaha kecil. Ada banyak kasus, justru ekonomi kreatif langsung melejit menjadi unit usaha besar melebihi ekspektasi sebelumnya.

Apakah langkah yang diperlukan sama dengan UMKM?

Pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya dapat dilakukan di dalam negeri. Justru bidang ini akan lebih cepat berkembang jika ada bangunan kerja sama dengan negara lain. Dalam hal ini, pembinaan dan sentuhan Pemerintah sangat diperlukan. NNM

Baca juga : Sidarto: Butuh Perantara

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 15 Januari 2025 dengan judul "Barang Impor Banjiri Pasar Online, Produk Dalam Negeri Terdesak, Saleh Partaonan Daulay: Harga Produk Impor Sangat Murah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.