Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra memerlukan perantara.
Hal ini diungkap tokoh senior PDIP, Sidarto Danusubroto. Dua tokoh itu akan menunjuk mediator untuk mengatur waktu dan tempat pertemuan.
“Iya (lewat mediator). Tetapi belum, belum (mediator ditunjuk). Akan ada bridging menentukan waktunya, tempatnya, gitu,” kata Sidarto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Baca juga : Hakim MK Ngaku Terharu
Mantan Ketua MPR ini pun membuka peluang pertemuan dilakukan di bulan ini. Soal lokasi pertemuan, tambahnya, kemungkinan akan digelar di tempat netral. Dia menegaskan, pertemuan Prabowo- Megawati, dalam rangka silaturahmi.
“Iya, possible dalam bulan ini. Mungkin di Jakarta, di tempat netral lah, mungkin ya. Agendanya silaturahmi, kan mereka hubungannya baik. Beliau (Prabowo) punya hubungan baik sejak pulang dari Yordania, (kepulangan dari Yordania) itu kan yang minta Taufik Kiemas dan Mega,” ujar Sidarto.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah menilai, pertemuan Megawati-Prabowo tinggal menunggu waktu.
Baca juga : DPD Siap Kawal 4 Produk Legislasi Terkait Daerah
“Untuk sampai pada pertemuan langsung secara fisik antara Ibu Mega dengan Pak Prabowo ya mudah-mudahan tinggal menunggu waktu,” kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, kemarin.
Mantan Wakil Ketua MPR itu menegaskan, Mega-Prabowo telah menyiapkan waktu terbaik untuk pertemuan persahabatan tersebut. Dikatakan, komunikasi antara Megawati dengan Prabowo juga terus berjalan. Para utusan dua partai, disebut sudah intens berkomunikasi untuk mewujudkan perjumpaan ini.
“Selama ini kan komunikasi antara Ibu Mega dengan Pak Prabowo sudah cukup berjalan baik ya, meskipun masih melalui orang-orang yang Ibu Mega percayakan, begitu juga sebaliknya. Jadi, komunikasi itu sudah terjalin cukup lama,” kata Basarah.
Baca juga : OJK Relaksasi Peraturan Pembiayaan Perumahan
Dia meyakini, pertemuan juga sebagai bentuk menjalin kerja sama menjalankan ideologi Pancasila yang berlandaskan gotong royong. Termasuk, membicarakan soal kebangsaan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya