Dark/Light Mode

Jadi Pengacara Hasto, Eks Jubir KPK Dikritik Temannya

Yudi Purnomo: Saya Sungguh Kecewa Dan Menyayangkan

Minggu, 16 Maret 2025 07:40 WIB
Yudi Purnomo, Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Yudi Purnomo, Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjadi kuasa hukum terdakwa Hasto Kristiyanto. Pandangan Anda?

Saya sungguh kecewa dan menyayangkan bahwa eks pegawai KPK melawan KPK dalam persidangan. Apalagi, saat kasus tersebut mulai ditangani, Febri masih Jubir KPK. Namun, penanganan perkara sudah di jalan yang benar.

Anda melihat perjalanan KPK pada kasus Hasto ini seperti apa?

KPK sudah menemukan perbuatan-perbuatan yang dilakukan Hasto berdasarkan bukti-bukti yang kuat. Itu saja yang harus dibuka di depan Majelis Hakim. KPK fokus di situ, tanpa perlu meladeni opini pihak terdakwa, karena persidangan adalah tempat pembuktian. Bukan tempat adu opini.

Baca juga : KLH Dorong Kampus Ikut Kelola Sampah

Sikap KPK tidak akan terpengaruh langkah Febri?

KPK harus tetap fokus memberantas korupsi, dalam hal ini persidangan Hasto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, baik dalam dakwaan kasus suap maupun perintangan penyidikan.

Masuknya Febri juga tidak akan berpengaruh dalam perkara Hasto. Walaupun, sebenarnya Febri tahu fakta sebenarnya ketika menjadi Jubir KPK, dan sekarang mengenyampingkan fakta yang dia tahu.

Sebatas mana Jubir mengetahui sebuah perkara yang sedang ditangani KPK?

Baca juga : Rajin Safari Ke Pesantren Bahlil Tiru Gaya Prabowo

Pengetahuan Febri saat itu sebatas menyampaikan kronologi kasus, bukan substantif berdasarkan bukti. Sehingga, kita bisa mendengar pernyataannya tidak dalam. Misalnya, mengatakan bahwa dakwaan KPK seperti oplosan. Padahal, dia tahu bahwa pembuatan dakwaan itu berdasarkan alat bukti.

Lantas, apa pesan Anda?

Saya berharap, walaupun sudah tidak di KPK, para mantan pegawai KPK jangan ada yang mengikuti jejak Febri.

Tetapi, mengkritik kinerja KPK boleh ya?

Baca juga : Paslon Independen Berlaga Di Pilwalkot Pangkalpinang

Mengkritik kinerja KPK dan pimpinan KPK boleh. Tetapi, melawan KPK dalam proses penegakan hukum yang selama di sana kami paham bagaimana prosesnya, sungguh keterlaluan, walau sebagus apa pun alasan untuk membungkusnya. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 16 Maret 2025 dengan judul "Jadi Pengacara Hasto, Eks Jubir KPK Dikritik Temannya, Yudi Purnomo: Saya Sungguh Kecewa Dan Menyayangkan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.