Dark/Light Mode

Di Tengah Aksi Gencar Efisiensi, Anggaran Mobil Dinas Pejabat Kok Naik

Nailul Huda: Kebijakan Ini Harus Segera Dievaluasi

Selasa, 10 Juni 2025 07:50 WIB
Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital dari Center of Economic and Law Studies (Celios). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital dari Center of Economic and Law Studies (Celios). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat keputusan Pemerintah terkait pembelian mobil dinas baru untuk pejabat eselon I serta anggaran konsumsi rapat yang cukup besar?

Menurut saya, keputusan tersebut merupakan praktik menghambur-hamburkan anggaran yang seharusnya bisa dievaluasi kembali. Di tengah dorongan efisiensi, justru anggaran seperti ini mencerminkan inkonsistensi dalam kebijakan.

Bagaimana seharusnya praktik efisiensi anggaran dilakukan menurut Anda?

Baca juga : Lisbon Sirait: Pemerintah Tetap Jalankan Efisiensi

Efisiensi itu seharusnya dimulai dari para pimpinan. Kalau pimpinan memberi contoh hidup sederhana dan efisien, maka bawahan akan mengikuti. Praktik seperti pengadaan mobil dinas dan anggaran konsumsi besar ini perlu dievaluasi, agar tidak menjadi preseden buruk dalam pengelolaan keuangan negara.

Bagaimana dengan argumen bahwa mobil dinas adalah fasilitas yang memang disediakan negara?

Memang, anggaran untuk mobil dinas itu sudah ada. Tapi dalam konteks efisiensi, kita harus berpikir ulang. Apakah fasilitas kantor yang tersedia tidak bisa dimaksimalkan? Selain itu, sudah ada anggaran pemeliharaan kendaraan. Jadi kalau kendaraan itu dirawat dengan baik, tidak perlu diganti setiap tahun.

Baca juga : Pemerintah Genjot Skill Menuju Tingkat Global

Lalu bagaimana jika Pemerintah memilih untuk menyewa mobil, bukan membeli?

Kalau memang menyewa, seharusnya anggaran pemeliharaan dihapuskan. Karena biaya perawatan itu sudah menjadi tanggung jawab penyedia jasa sewa. Ini yang saya maksud tidak bijak. Di satu sisi kita bicara efisiensi, tapi praktik di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Jadi kesimpulannya?

Baca juga : Bahlil Selalu Terbiasa Melihat Akar Masalah Dengan Cermat

Pemerintah perlu mengevaluasi kembali alokasi anggaran seperti ini. Jangan sampai publik menilai bahwa efisiensi hanya berlaku untuk kalangan bawah, sementara para pejabat tetap menikmati fasilitas berlebihan. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 10 Juni 2025 dengan judul "Di Tengah Aksi Gencar Efisiensi, Anggaran Mobil Dinas Pejabat Kok Naik, Nailul Huda: Kebijakan Ini Harus Segera Dievaluasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.