Dark/Light Mode

Kemenhub Sedang Godok Rencana Kenaikan Tarif Ojol

Syaiful Huda: Harus Ada Tansparansi Dan Keberpihakan

Jumat, 4 Juli 2025 07:50 WIB
Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Kabarnya, pemerintah akan menaikkan tarif Ojol. Sebagai anggota DPR yang mewakili terkait perhubungan apa pendapatnya?

Soal rencana tersebut belum dikomunikasikan secara resmi dengan DPR RI.

Apa respons Anda?

Kami di Komisi V DPR akan segera berkomunikasi dengan Kemenhub agar keputusan semacam ini tak dilakukan sepihak. 

Baca juga : Innalillah, Direktur RS Indonesia Di Gaza Tewas Dirudal Israel

Maksud Anda harus melibatkan semua pihak?

Harus ada transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.

Kenapa harus melibatkan banyak pihak?

Karena ini bukan sekadar soal tarif. Ini soal lima juta mitra pengemudi dan sekitar 147 juta pengguna layanan transportasi online di Indonesia. Maka seharusnya keputusan kenaikan tarif ini diambil berdasarkan kajian yang matang, melalui simulasi dan survei kepada kedua belah pihak, mitra pengemudi dan pengguna.

Baca juga : Lily Pujiati: Kami Menuntut Jaminan Pendapatan Berupa UMP

Bukan kah jika tarif naik akan berdampak positif bagi ojol?

Secara sekilas kebijakan menaikkan tarif memang terlihat sebagai solusi cepat untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. Namun, problem utama justru terletak pada relasi yang tidak adil antara aplikator dan mitra driver.

Selama ini para driver terus mengeluhkan besarnya potongan dari aplikator, minimnya transparansi algoritma distribusi order, hingga sanksi sepihak yang dikenakan secara otomatis. Selama relasi ini belum dibenahi, maka setinggi apa pun tarifnya, kesejahteraan mitra tidak akan tercapai.

Memangnya kalau tarif naik. Apa dampaknya?

Baca juga : DPR Puji Jenderal Listyo

Jika tarif baru dianggap terlalu tinggi, besar kemungkinan masyarakat akan kembali menggunakan kendaraan pribadi. Kalau ini terjadi, lalu lintas akan semakin padat, pendapatan driver turun, dan bisnis transportasi online pun bisa merosot. Padahal sektor ini menjadi bantalan ekonomi nasional karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Apa pesan Anda?

Kami meminta Kemenhub agar tidak tergesa-gesa mengambil keputusan. Kementerian harus melakukan kajian mendalam, melibatkan akademisi, pengguna, serta para pengemudi sebelum kebijakan ditetapkan. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 4 Juli 2025 dengan judul "Kemenhub Sedang Godok Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Syaiful Huda: Harus Ada Tansparansi Dan Keberpihakan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.