Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kursi Dirut Bulog Diisi Prajurit TNI, Jadi Polemik
Dave Laksono: Selama Sesuai Aturan, Nggak Ada Masalah
Sabtu, 12 Juli 2025 07:50 WIB
Sebelumnya
Apa respons dan tanggapan Anda terkait posisi kepala Bulog yang diisi oleh TNI aktif?
Menurut saya, selama penunjukan itu sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku, ya gak masalah.
Maksud Anda karena TNI tersebut sudah pensiun, ya?
Baca juga : Ardi Manto Adiputra: Pemerintah Tak Serius Melaksanakan UU TNI
Iya, kan sudah mau pensiun dini. Jadi sudah mengikuti aturan yang benar dan aturan perundang undangan. Jadi, tidak ada masalah.
Tapi, sampai saat ini penunjukan kepala Bulog masih dipermasalahkan oleh Imparsial dan lainnya. Bagaimana?
Tidak ada masalah, jika ada yang mengkritik. Yang pasti penunjukannya kan jelas dan terbuka. Yang bersangkutan juga sudah sampaikan dan sudah terbukti dengan mengundurkan diri. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi.
Baca juga : Tidak Bahas Soal Pemilu, Sepakat Penegakan HAM
Saat ini masih ada pandangan negatif dan kritikan dari berbagai masyarakat terkait penunjukan TNI aktif dalam posisi Bulog?
Ya, memang ada kebutuhan yang harus diselesaikan dan beliau bisa menggantikan. Beliau juga mampu untuk menyelesaikan tugas tersebut.
Pesan Anda bagi mereka yang masih mengkritik, narasi negatif misalnya?
Baca juga : PKS Puji Prabowo Urus Koperasi
Di era demokrasi yang terbuka ini semua masyarakat, semua orang bisa menyampaikan pandangannya masing-masing. Itu adalah haknya, tetapi semua itu harus dilakukan sesuai dengan koridor dan aturan hukum yang berlaku.
Jadi seluruh masyarakat bisa menyampaikan kritikan secara objektif dan kritis untuk membangun. Kritikan itu baik untuk pemerintahan, tetapi jangan juga kita melakukan kritikan serangan tanpa landasan tanpa alasan kuat. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 12 Juli 2025 dengan judul "Kursi Dirut Bulog Diisi Prajurit TNI, Jadi Polemik Dave Laksono: Selama Sesuai Aturan, Nggak Ada Masalah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya