Dark/Light Mode

Rangkaian Haji 2025 Selesai, Rangkaian Haji 2025 Selesai

Ade Marfuddin: Saya Tidak Menemukan Pelanggaran Yang Urgen

Sabtu, 26 Juli 2025 07:50 WIB
Ade Marfuddin, Pimpinan Pusat Rabitha Haji Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ade Marfuddin, Pimpinan Pusat Rabitha Haji Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Timwas Haji 2025 akan membentuk Pansus Haji. Apa pandangan Anda?

Terus terang, saya belum menemukan permasalahan yang bisa dijadikan bahan untuk di-pansus-kan. Kalau Pansus 2024 kan jelas karena ada penyalagunaan kuota haji sehingga menimbulkan keresahan, kerugian dan penzaliman secara masif. 

Nah, kalau Pansus 2025 ini, saya belum menemukan klunya dimana, ya.

Baca juga : Abidin Fikri: Kita Tunggu Pendapat Masing-masing Fraksi

Ingin menegaskan kembali. Menurut Anda belum ada hal yang penting untuk dijadikan bahan Pansus?

Saya, sampai hari ini belum menemukan yang sifatnya urgent untuk dipansuskan. Itu yang pertama. Yang kedua, saya juga tidak menemukan pelanggaran-pelanggaran yang berarti.

Pelanggaran yang Anda maksud, seperti apa?

Baca juga : DPR Dorong BUMN Jadi Motor Ekonomi Nasional

Ya, misalnya sampai kepada pelanggaran berat terhadap jemaah dalam pelaksanaan haji. 

Kalau soal jemaah yang tertinggal di Arab. Bagaimana?

Jika masih ada jemaah yang tertinggal di sana dan belum ditemukan, itu kan kasuistik, ya. Kasuistik yang memang setiap tahun juga selalu ada dan terjadi.

Baca juga : Anak Muda RI-UEA Sepakat Bentuk Holding Investasi

Mengenai pelaksanaan haji 2025. Bagaimana?

Saya tidak menemukan juga penyelenggaraan haji yang dilakukan oleh Kemenag asal-asalan dalam bekerja. Mereka masih komitmen, konsisten dalam melakukan tugasnya. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 26 Juli 2025 dengan judul "Rangkaian Haji 2025 Selesai, Rangkaian Haji 2025 Selesai, Ade Marfuddin: Saya Tidak Menemukan Pelanggaran Yang Urgen"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.