Dark/Light Mode

Sekolah Rakyat Perlu Sosialisasi Dan Koordinasi Dengan Banyak Pihak

Abdul Wachid: Wajar, Sekolah Rakyat Masih Tahap Awal

Senin, 11 Agustus 2025 07:40 WIB
Abdul Wachid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Abdul Wachid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Ratusan guru Sekolah Rakyat mengundurkan diri. Bagaimana pandangan Anda?

Pengunduran diri ratusan guru Sekolah Rakyat tidak di saat mereka sudah mengajar, tapi mundur di saat calon guru ditawari tempatnya sekolahan jauh dari tempat tinggalnya. 

Setahu Anda, apa alasan para guru Sekolah Rakyat ini mengundurkan diri?

Setahu saya, para calon guru Sekolah Rakyat yang mengundurkan diri karena menghendaki letak Sekolah Rakyat yang dekat dari tempat tinggalnya.

Baca juga : Ada Yang Dukung, Ada Yang Minta Kaji Dahulu

Apakah sudah ada penggantinya?

Mundurnya ratusan calon guru Sekolah Rakyat tidak bermasalah bagi proses pendidikan, karena sudah diganti oleh para calon guru yang lain. 

Apakah Sekolah Rakyat ini memang banyak peminatnya?

Setahu saya, banyak calon guru lain yang masih ingin mengajar di Sekolah Rakyat. 

Baca juga : Kemendukbangga: Kaum Sandwich Jadi Deg-Degan

Tapi, ada tudingan banyaknya guru yang mundur karena Kemensos minim sosialisasi dan belum siap menyelenggarakan Sekolah Rakyat?

Sekolah Rakyat itu kan masih tahap awal dan butuh banyak adaptasi dan penyesuaian dengan berbagai situasi dan kondisi yang ada. Selain itu, Sekolah Rakyat juga masih menggunakan fasilitas yang ada seperti Gedung Balai Diklat. 

Menurut Anda, wajar jika banyak kesalahan dalam penyelenggaran Sekolah Rakyat?

Sekolah Rakyat kan masih tahap awal, sehingga sangat wajar dan hal yang biasa jika masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam pelaksanaannya di lapangan. 

Baca juga : Sambut 2029, NasDem Rangkul Generasi Muda

Sekolah Rakyat akan lebih baik dalam pelaksanaannya tahun depan karena pada tahun 2026 anggarannya sudah tersedia dan bisa membangun Sekolah Rakyat. 

Sekolah Rakyat masih membutuhkan koordinasi dengan pihak-pihak Kementerian dan Dinas yang terkait dengan Pendidikan Kesehatan Gizi dan Membangun karakter siswa.

Sesuai harapan Presiden Prabowo untuk mencetak anak bangsa yang berkualitas untuk menuju Indonesia emas 2045, maka Sekolah Rakyat dibutuhkan kerjasama antar kementerian dan Gubernur Bupati walikota di seluruh Indonesia, sebagai bukti amanah konstitusi UUD 1945 pasal 34 yakni memotong kemiskinan di negeri ini. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 11 Agustus 2025 dengan judul "Sekolah Rakyat Perlu Sosialisasi Dan Koordinasi Dengan Banyak Pihak, Abdul Wachid: Wajar, Sekolah Rakyat Masih Tahap Awal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.