Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stok Berlimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi?
Firman Soebagyo: Jika Bisa Jaga Harga Beras, Rakyat Tenang
Minggu, 31 Agustus 2025 07:10 WIB
Sebelumnya
Stok beras katanya surplus, tapi ternyata harganya naik terus. Apa yang terjadi?
Jadi begini, masalah beras ini kan tergantung mekanisme dalam sistem distribusi. Walaupun di gudang kita ini memiliki stok yang cukup, tetapi kalau tidak didistribusikan ke masyarakat berarti kan akan terjadi kekosongan pasar.
Nah, kalau kekosongan pasar berarti hukum ekonomi yang jalan yakni supply demand. Ketika demandnya tetap ada, supply-nya berkurang, kan berarti jadi kenaikan harga.
Apa yang Anda lakukan untuk mengatasi hal ini?
Baca juga : Kepala Daerah Jangan Bertindak Semena-mena
Tentu, kita akan berkoordinasi dengan semua pihak guna meredam resiko harga pangan naik. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera mengambil langkah strategis yaitu menyalurkan subsidi langsung kepada masyarakat miskin agar tetap membeli kebutuhan pokok.
Selain itu, memperketat pangawasan harga di pasar guna mencegah praktik monopoli dan permainan harga serta meningkatkan produksi beras dalam negeri agar tidak bergantung pada impor.
Kalau harga beras bisa dijaga, maka rakyat akan tenang. Tapi kalau harga pangan melonjak, resikonya sangat besar bagi Pemerintahan Prabowo.
Apa dampaknya jika kenaikan harga beras tidak terkendali?
Baca juga : Tak Ada Larangan Media Liput Demo
Kenaikan harga beras tidak hanya menekan daya beli masyarakat tetapi bisa memicu gelombang protes publik. Pengalaman Indonesia pada krisis 1997-1998 menjadi contoh nyata bagaimana kenaikan harga pangan berujung pada krisis ekonomi dan politik yang mengguncang Pemerintahan saat itu.
Ini bukan sekedar persoalan harga di pasar, tapi menyangkut stabilitas nasional. Jangan sampai Pemerintah mengulang masa lalu.
Jadi peran distribusi penting untuk menekan harga beras.....
Stok beras yang kita punya harus segera didistribusikan kepada masyarakat.
Baca juga : Mentrans: Dulu Kirim Semut, Sekarang Ciptakan Gulanya
Lalu, apa catatan Anda soal harga beras ini?
Terhambatnya supply beras di lapangan itu karena ada kebijakan yang menyulitkan oleh para pedagang. Contohnya, untuk mendistribusikan beras harus menggunakan metodologi atau menggunakan sistem aplikasi.
Kalau menggunakan aplikasi, pedagang pasar itu sulit untuk menggunakan aplikasi. Ini kasusnya seperti pupuk ketika menggunakan kartu tani. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 31 Agustus 2025 dengan judul "Stok Berlimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi? Firman Soebagyo: Jika Bisa Jaga Harga Beras, Rakyat Tenang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya