Dark/Light Mode

Pemerintah Terima Usulan 40 Tokoh, Pemberian Gelar Pahlawan Bagi Soeharto Menuai Polemik

Ardi Manto Adiputra: Penghianatan Pada Semangat Reformasi

Minggu, 2 November 2025 07:10 WIB
Ardi Manto Adiputra, Direktur Imparsial. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ardi Manto Adiputra, Direktur Imparsial. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyerahkan daftar usulan 40 tokoh yang akan diberikan gelar pahlawan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sekaligus Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) mengaku telah menerima 40 usulan nama penerima gelar pahlawan nasional dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai pembahasan hasil rapat.

Selanjutnya, daftar nama tersebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum peringatan Hari Pahlawan, 10 November mendatang.

“Saya telah menerima pengusulan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat 2025. Saya sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, tentu menerima ini,” ucap Fadli dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10/2025).

Baca juga : 2 Juta Anak Kena Gangguan Mental

Fadli menjelaskan pengusulan penerima gelar pahlawan nasional melalui proses panjang dengan seleksi ketat serta kajian mendalam hingga seluruh nama dinilai layak.

Namun, dari 40 nama yang diusulkan ada nama mantan Presiden Soeharto. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan usulan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional telah melalui proses sidang berulang-ulang.

“Berulang-ulang mereka (Dewan Gelar) melakukan sidang, telah melalui proses itu. Nah, semuanya nanti tergantung di Dewan Gelar,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis (23/10).

Kalaupun ada yang keberatan dengan pemberian gelar tersebut, Gus Ipul menganggapnya sebagai hal yang wajar. “Berbeda pendapat boleh kan, jadi ini juga sudah dibahas oleh tim secara sungguh-sungguh.”

Baca juga : Bukti Nyata Potensi Ekraf Indonesia Mampu Bersaing

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Istana telah menerima secara resmi daftar tokoh yang diusulkan. Presiden Prabowo akan mempelajarinya.

Pras menyebut ada banyak tokoh yang diusulkan mendapat gelar pahlawan tersebut, termasuk salah satunya Presiden ke-2 RI Soeharto. Keputusan berada di tangan Presiden.

“Memang cukup banyak nama-nama yang diajukan. Jadi mohon waktu nanti kalau sudah waktunya dan Bapak Presiden sudah mengambil keputusan nanti akan kami umumkan,” lanjut Pras.

Anggota DPR Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago sangat mendukung pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto. Baginya, Soeharto layak diberikan gelar pahlawan karena jasa-jasa begitu banyak bagi Indonesia.

Baca juga : Muhaimin Dorong Ekonomi Digital Berbasis Keadilan

“Fraksi NasDem mendukung,” tegasnya.

Sementara, Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra menolak pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto. Menurut dia, pemberian gelar tersebut telah mengingkari sejarah.

Untuk melihat lebih jauh bagaimana pendapat Ardi Manto Adiputra mengenai gelar pahlawan bagi Soeharto, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.