Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Impor 105 Ribu Pick Up India Terus Picu Polemik
Suroto: Tawaran India Lebih Kompetitif Dan Efisien
Selasa, 3 Maret 2026 07:10 WIB
Sebelumnya
Impor kendaraan mobil pick up dari India menuai polemik di masyarakat.
Apa pandangan Anda terkait dengan pembelian mobil tersebut?
Keputusan PT APN mengimpor kendaraan niaga terutama dari India mendapat hujatan publik setelah dipantik pernyataan provokatif dari kementerian terkait. Narasi yang dibangun di ruang publik seolah-olah kebijakan tersebut abai terhadap kepentingan ekonomi nasional.
Baca juga : Legislator Terima Keluhan Tol Sumatera Banyak Lubang
Menurut Anda?
Manajemen PT APN memiliki pertimbangan rasional. Kendaraan niaga asal India menawarkan harga lebih kompetitif, efisiensi bahan bakar, serta teknologi yang telah teruji di negara berkembang dengan karakter geografis dan ekonomi serupa Indonesia. Kapasitas produksi industri otomotif India juga mampu menjamin suplai dalam jumlah besar dengan waktu pengadaan yang relatif cepat.
Untuk operasionalnya, apakah mobil dari India efektif?
Baca juga : Zulhas Tekankan Swasembada Pangan Dan Ekonomi Kerakyatan
Dari sisi operasional, kendaraan tersebut dinilai memadai untuk distribusi logistik pangan nasional, terutama menjangkau wilayah dengan infrastruktur yang belum merata. Efisiensi biaya investasi awal dan biaya perawatan menjadi faktor penting dalam keputusan ini. Pertanyaannya: mengapa keputusan bisnis yang rasional ini diserang begitu keras?
Kenapa? Anda bisa jelaskan?
Di balik polemik itu, terdapat konfigurasi kepentingan yang tidak sederhana. Industri otomotif nasional selama ini sangat dipengaruhi oleh jaringan produsen dan importir yang terafiliasi dengan merek-merek Jepang melalui beberapa asosiasi.
Baca juga : Kejagung Sita Rumah, Mobil, Hingga Pabrik Kelapa Sawit
Konflik kepentingan potensial seperti ini tidak bisa diabaikan dalam membaca dinamika kebijakan. Ketika struktur pasar telah lama dikuasai kelompok tertentu, setiap upaya diversifikasi pemasok dianggap ancaman, bukan strategi rasional. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 3 Maret 2026 dengan judul "Impor 105 Ribu Pick Up India Terus Picu Polemik Suroto: Tawaran India Lebih Kompetitif Dan Efisien"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya