Dark/Light Mode

Angka Penyerapan Kerja Rendah, Apakah Program Magang Gagal?

Elly Rosita Silaban: Harus Ada Target Penyerapan Kerja

Selasa, 14 Juli 2026 07:10 WIB
Elly Rosita Silaban, Elly Rosita Silaban. Foto: IG PRIBADI
Elly Rosita Silaban, Elly Rosita Silaban. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda mengenai Program Magang Nasional?

Hingga saat ini, banyak peserta magang yang telah menyelesaikan program, tetapi tidak memperoleh kesempatan menjadi pekerja di perusahaan tempat mereka magang maupun di perusahaan lain. Akibatnya, magang hanya menjadi pengalaman sementara, bukan solusi terhadap pengangguran. Serikat buruh juga melihat masih adanya praktik penyalahgunaan program magang.

Maksudnya?

Baca juga : MBG-Kopdes Perluas Serapan Pangan Lokal

Peserta magang digunakan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja dengan biaya yang lebih murah tanpa komitmen perekrutan. Hal ini tentu bertentangan dengan tujuan utama magang sebagai sarana pembelajaran.

Menurut Anda, mengapa penyerapan tenaga kerja dari peserta Magang Nasional belum maksimal?

Ada beberapa persoalan utama, antara lain tidak adanya kewajiban atau insentif yang mendorong perusahaan merekrut peserta magang yang telah lulus serta kurangnya pengawasan terhadap pelaksanaan program sehingga masih ditemukan penyalahgunaan status magang untuk menggantikan pekerja tetap.

Baca juga : Pratikno: Wujudkan Ruang Aman Anak

Selain itu?

Kurikulum magang sering kali belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Lemahnya koordinasi antara Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan serikat pekerja dalam merancang program magang, serta perlindungan bagi peserta magang, termasuk hak atas keselamatan kerja, jaminan sosial, dan pembinaan, juga masih belum optimal.

Untuk memaksimalkan Program Magang Nasional dan penyerapan alumninya, apa yang dapat dilakukan?

Baca juga : Komisi X: Evaluasi Skema UKT

Pemerintah perlu memperkuat kebijakan agar program magang benar-benar menjadi jalur menuju pekerjaan yang layak. Misalnya, dengan memberikan insentif bagi perusahaan yang merekrut peserta magang menjadi pekerja tetap setelah program selesai. Selain itu, Pemerintah perlu menetapkan target atau persentase minimal penyerapan tenaga kerja bagi perusahaan yang menyelenggarakan program magang, terutama yang menerima dukungan atau fasilitas dari Pemerintah. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 14 Juli 2026 dengan judul "Angka Penyerapan Kerja Rendah, Apakah Program Magang Gagal? Elly Rosita Silaban: Harus Ada Target Penyerapan Kerja"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.