Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sikap PDIP Tegas Sebagai Partai Penyeimbang, Bagaimana Respons Partai Koalisi?
Herman Khaeron: Sistem Politik Kita Tak Mengenal Oposisi
Kamis, 16 Juli 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Apa tanggapan Anda terhadap sikap PDI Perjuangan yang menggunakan istilah partai penyeimbang?
Saya kira posisinya sama seperti ketika Partai Demokrat berada di luar Pemerintah pada periode sebelumnya.
Apa yang sama dengan sikap Partai Demokrat pada era pemerintahan sebelumnya?
Yaitu memosisikan diri sebagai partai penyeimbang.
Baca juga : Seno Bagaskoro: Yang Baik Didukung, Kurang Baik Dikritisi
Konkretnya seperti apa?
Artinya, jika kebijakan Pemerintah sesuai dengan aspirasi dan harapan rakyat, kami mendukungnya. Namun, jika sebaliknya, kami mengkritisinya secara konstruktif dan proporsional. Itulah fungsi penyeimbang.
PDIP menegaskan bahwa sistem politik di Indonesia tidak mengenal oposisi dan koalisi. Apa tanggapan Anda?
Posisi partai penyeimbang tetap berada di luar Pemerintah karena sistem politik di Indonesia memang tidak mengenal oposisi.
Baca juga : Komisi X Usulkan Regrouping Sekolah Negeri Sepi Peminat
Namun, apakah sikap PDIP ini perlu dipertegas lagi?
Memang harus diperjelas posisinya oleh partai yang bersangkutan.
Sebenarnya, apa dampak positif dan negatif dari sikap PDIP seperti ini bagi Partai Demokrat maupun partai yang berada di Pemerintah?
Tentu akan sangat baik untuk membangun bangsa ke depan, jika kita semua guyub dan bersatu tanpa menghilangkan fungsi check and balance. Sistem politik di Indonesia sebenarnya tidak mengenal oposisi, tetapi dicirikan oleh partai politik yang bergabung di dalam Pemerintah maupun yang berada di luar Pemerintah. Yang pasti, hingga saat ini PDIP memilih berada di luar Pemerintah. NNM
Baca juga : Zulhas: Pelabuhan Modern Kunci Ketahanan Pangan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 16 Juli 2026 dengan judul "Sikap PDIP Tegas Sebagai Partai Penyeimbang, Bagaimana Respons Partai Koalisi? Herman Khaeron: Sistem Politik Kita Tak Mengenal Oposisi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya