Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Mendag Diskusi Dengan Perwakilan Epson
Perdagangan Diperkuat, Pasar Ekspor Diperluas
Kamis, 16 Juli 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong peningkatan ekspor industri padat karya melalui pemanfaatan berbagai perjanjian dagang yang telah dimiliki. Langkah itu diharapkan dapat memperluas akses pasar, sekaligus meningkatkan daya saing produk manufaktur nasional di pasar global.
Komitmen itu ditegaskan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat menerima perwakilan Seiko Epson Corporation dan PT Indonesia Epson Industry di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (14/7/2026).
“Pertemuan ini menjadi forum dialog untuk membahas penguatan ekspor produk elektronik Indonesia, sekaligus menyerap masukan dari pelaku industri soal tantangan di pasar ekspor,” kata Budi dalam keterangan resmi Kemendag, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, Indonesia memiliki berbagai perjanjian dagang yang dapat dimanfaatkan pelaku industri. Termasuk dengan Epson, untuk memperoleh tarif yang lebih kompetitif di negara tujuan ekspor.
Baca juga : Pemotor Langgar Aturan Langsung Kena Semprot
“Pemerintah selalu memperjuangkan produk-produk manufaktur padat karya agar dapat memperoleh tarif lebih kompetitif di negara tujuan ekspor,” ujar Budi.
Dia menjelaskan, Indonesia saat ini telah memiliki 20 perjanjian dagang yang telah diimplementasikan. Selain itu, terdapat 15 perjanjian yang masih dalam proses ratifikasi dan 11 perjanjian lainnya berada pada tahap negosiasi.
Perluasan jaringan perjanjian dagang tersebut, akan membuka peluang pasar yang semakin luas bagi produk ekspor Indonesia. Karena itu, Kemendag mendorong Epson memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut untuk meningkatkan volume ekspor dari Indonesia.
Pemerintah juga menyambut baik rencana Epson memperluas pasar ekspornya ke kawasan Afrika dan Timur Tengah. Langkah itu sejalan dengan strategi diversifikasi pasar ekspor Indonesia ke negara-negara non-tradisional.
Baca juga : Vikings Disambut Bagai Pahlawan
Untuk mendukung ekspor, Kemendag mengoptimalkan jaringan Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara untuk membantu eksportir mengatasi berbagai kendala di negara tujuan.
“Jika ada kendala di negara tujuan, sepanjang itu produk Indonesia, kami siap membantu,” ucap Budi.
Dalam pertemuan tersebut, Chief Operating Officer Printer Office and Home Solutions Operations Division Seiko Epson Corporation Yamada Yoichi mengapresiasi dukungan Kemendag terhadap kegiatan ekspor perusahaan.
Yoichi juga menyampaikan sejumlah masukan terkait kelancaran logistik, serta kepastian regulasi untuk mendukung iklim usaha dan peningkatan ekspor.
Baca juga : Maroko Tuan Rumah Piala Dunia 2030, Atlas Lions Muda Tempa Mental Juara
Menanggapi hal itu, Budi menegaskan, Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mendukung kelancaran kegiatan ekspor. Ini dilakukan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pelaku industri.
“Kami ingin memastikan berbagai kebijakan perdagangan mampu mendukung peningkatan ekspor,” pungkasnya. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 16 Juli 2026 dengan judul "Mendag Diskusi Dengan Perwakilan Epson Perdagangan Diperkuat, Pasar Ekspor Diperluas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya