Dark/Light Mode

Bangun Generasi Muda Tangguh

Pesantren Darul Muttaqien Parung Selenggarakan Lomba Gagak Pramuka Tingkat Jawa

Rabu, 22 Februari 2023 17:06 WIB
Kegiatan perkemahan Pramuka yang digelar Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung. (Foto: Istimewa)
Kegiatan perkemahan Pramuka yang digelar Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung rutin menyelenggarakan kegiatan lomba kepramukaan tingkat penggalang dan penegak setiap tahun yang diberi nama Gagak. Kegiatan ini sebagai ajang untuk merajut silaturrahim antar pesantren se-Jawa dan Bali.

Setelah 3 tahun selama pandemi Covid-19, event Gagak atau perkemahan penggalang dan penegak digelar hanya untuk santri Darul Muttaqien secara internal. Tahun ini, kegiatan digelar kembali untuk eksternal. Ucapan pembukaan digelar di Parung, Selasa (21/2).

Upacara pembukaan diselenggarakan secara terpisah antara santri putra dengan santri putri. Kegiatan ini disambut meriah lembaga/pesantren lain. Sebab, event yang salah satu tujuannya adalah menggali potensi-potensi terbaik generasi muda ini sudah ditunggu-tunggu semenjak pandemi Covid-19, dan kini sudah bisa digelar dan diikuti oleh pesantren/lembaga lainnya.

Baca juga : Dapat Bantuan Renovasi Perahu, Nelayan Lampung Selatan Tambah Semangat Melaut

Sebelum acara secara resmi dibuka, Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien KH Mad Rodja Sukarta menyambut kontingen-kontingen yang sudah hadir di tengah lapangan dengan penuh semangat. “Pesantren Darul Muttaqien dan pesantren lainnya harus menjadi pelopor terdepan dalam merawat dan membangun peradaban bangsa ini,” ucapnya.

Dia melanjutkan, melalui kegaitan kepramukaan, santri terbentuk menjadi pribadi yang disiplin, bermental kuat, berwawasan luas, kreatif, cakap, terampil dan bertanggung jawab.

Wakil Pimpinan Pesantren Darul Muttaqien Turhamun menjelaskan, lembaga pendidikan masih tetap eksis dan rutin melakukan kegiatan kepramukaan. "Yang mengajarkannya adalah pesantren salah satunya,” ungkapnya.

Baca juga : Berkah! Tasyakuran Kaesang-Erina, Masyarakat Solo Ngaku Pendapatannya Meningkat

Para santri yang hadir dalam kegiatan Gagak ini adalah sebagai penggerak. “Kalian adalah orang-orang yang akan menggerakkan ummat, yaitu menggerakkan melalui ta’muruuna bil ma’rufwa tanhaunaanil munkar. Orang yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah perbuatan munkar. Karena misi kita adalah meneruskan tugas Rasul menegakkan agama Islam di muka bumi ini,” ucap Ustaz Hendrizal Rasyid.

Dia berharap, hasil kegiatan ini bukan semata-mata membawa piala-piala, sertifikat, rasa lelah, keringat, yel-yel. "Tapi keberhasilan proses pendidikan melalui kegiatan Gagak adalah ketika tertancap di dadanya dan di hatinya akhlak mulia, karena piala terbesar dari kegiatan ini adalah akhlak mulia," ucapnya.

Kegiatan perkemahan ini digelar selama 4 hari. Di dalamnya banyak kegiatan perlombaan bidang ketangkasan, ketrampilan, kedisiplinan, kesenian, keilmuan, kerohanian dan lain-lain. Ajang ini mampu menggali dan mengembangakan potensi dalam diri santri untuk mengungcang dunia dengan latar belakang pramuka. Kegiatan ini diikuti 26 lembaga/pesantren putra  dan 19 lembaga/pesantren putri se-Jawa.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.