Dark/Light Mode

Cegah Stunting Melalui Pengelolaan Anggaran Rumah Tangga

Jumat, 30 Agustus 2024 22:52 WIB
Penyuluhan perencanaan anggaran di Desa Watusalam oleh mahasiswa KKN Undip. (Foto: Dok. Pribadi)
Penyuluhan perencanaan anggaran di Desa Watusalam oleh mahasiswa KKN Undip. (Foto: Dok. Pribadi)

Perencanaan anggaran rumah tangga menjadi "senjata ampuh" dalam upaya mencegah stunting pada anak-anak Indonesia. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, keluarga dapat memastikan pemenuhan gizi dan kesehatan yang optimal bagi anak-anak mereka.

Stunting, kondisi saat anak memiliki tinggi badan lebih rendah dibandingkan standar usianya akibat kekurangan gizi kronis, masih menjadi masalah serius di Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,6 persen pada tahun 2022. Pemerintah dan berbagai organisasi kesehatan terus berupaya menurunkan angka ini melalui berbagai program. Salah satunya adalah edukasi mengenai perencanaan anggaran rumah tangga.

Perencanaan anggaran yang tepat dapat membantu keluarga mengalokasikan dana untuk makanan bergizi, perawatan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Dengan perencanaan anggaran yang baik, keluarga dapat memastikan bahwa kebutuhan gizi anak-anak mereka terpenuhi, sehingga pertumbuhan dan perkembangan mereka tidak terganggu.

Baca juga : Mimpi Jadi Ibu Rumah Tangga

Berikut beberapa langkah perencanaan anggaran rumah tangga yang disarankan untuk mencegah stunting:

  1. Menyusun prioritas pengeluaran: Pastikan pengeluaran untuk makanan bergizi, seperti sayuran, buah-buahan, protein hewani dan nabati, serta susu, menjadi prioritas utama.
  2. Membuat rencana belanja bulanan: Rencanakan belanja bulanan dengan cermat, mengutamakan pembelian bahan makanan bergizi yang dibutuhkan oleh seluruh anggota keluarga.
  3. Mengalokasikan dana untuk kesehatan: Sisihkan sebagian anggaran untuk biaya pemeriksaan kesehatan rutin, imunisasi, dan suplemen gizi bila diperlukan.
  4. Meningkatkan edukasi gizi: Investasikan waktu dan dana untuk mendapatkan informasi tentang gizi seimbang dan pentingnya pola makan yang sehat.

Supaya pengendalian lebih efektif, gunakan prinsip 50/30/20 dalam pengelolaan anggaran (50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, 20% untuk tabungan atau investasi). 

Baca juga : Cegah Stunting, Menteri Erick Dorong Yayasan BUMN Hadirkan Ruang Tumbuh

Selain itu, pemerintah melalui BKKBN dan Kementerian Kesehatan juga menyediakan berbagai program bantuan dan edukasi untuk membantu keluarga dalam mengelola anggaran mereka. Salah satunya adalah program penyuluhan gizi dan kesehatan yang diadakan secara rutin di berbagai daerah.

Diharapkan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan anggaran rumah tangga, angka stunting di Indonesia dapat terus menurun. Kesejahteraan dan masa depan anak-anak Indonesia sangat bergantung pada langkah-langkah kecil namun signifikan yang diambil oleh setiap keluarga dalam menjaga kesehatan dan gizi mereka.

Baca juga : Banteng Tegaskan Bukan Cuma Tempat Tebengan

Dengan demikian, perencanaan anggaran rumah tangga tidak hanya berperan dalam mengelola keuangan, tetapi juga sebagai salah satu kunci utama dalam mencegah stunting dan memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.

Bagus Wigiatmoko
Bagus Wigiatmoko
TIM II KKN Universitas Diponegoro

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.