Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KKN PMD Unram Sulap Sampah Plastik Jadi Ecobrick Bernilai di Babussalam
Senin, 10 Februari 2025 21:55 WIB
Sebagai bentuk pengurangan sampah di lingkungan Desa Babussalam, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram (Unram) melakukan program inovatif pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi ecobrick dari limbah plastik atau sampah non-organik. Program ini bertujuan untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai tinggi dan bermanfaat tentunya.
Ecobrick adalah salah satu barang daur ulang yang ramah lingkungan yang terbuat dari limbah plastik yang dimasukkan ke dalam botol minuman lalu dipadatkan. Produk ini memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi, mulai dari dinding bangunan, meja, rak sepatu, hingga perkakas jalan.
Baca juga : Ini 6 Poin Utama Kerja Sama Strategis Erick Thohir Dan Belanda
Program ini melibatkan masyarakat sekitar Desa Babussalam, tepatnya Dusun Peturunan Puntik dan Lintak Buwur. Masyarakat di kedua dusun tersebut diminta untuk ikut berpartisispasi dalam proses memilah sampah organik dan non-organik untuk dijadikan bahan pembuatan ecobrick.
Selain itu, KKN PMD Universitas Mataram juga mengajak beberapa Sekolah Dasar untuk ikut terjun langsung dalam praktik sekaligus sosialisasi terkait pembuatan ecobrick. Sekolah-sekolah yang menjadi tujuan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan ecobrick ialah sekolah SDN 2 Desa Babussalam yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Januari 2025; SDN 3 Desa Babussalam yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Januari 2024; dan SDN 5 Desa Babussalam yang dilaksanakan pada 1 Februari 2025.
Baca juga : Kurangi Sampah Plastik, Foopak dan Bluedoors Luncurkan Kemasan Kopi Biodegradable
Hal ini bertujuan untuk memupuk kesadaran dan kreatifitas anak tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar mereka dengan cara memanfaatkan limbah plastik menjadi barang yang bermanfaat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat desa memiliki kesadaran penuh terhadap lingkungan sekitar, khususnya terkait sampah. Sebab, sampah dapat menjadi momok menakutkan apabila tidak ditangani dengan bijak.
Baca juga : Kia Ciptakan Sejarah! Sulap Sampah Plastik Laut Jadi Aksesori Mobil
Erwin Gunawan selaku ketua KKN PMD Universitas Mataram menerangkan, dengan adanya program pemanfaatan limbah plastik menjadi ecobrick, diharapkan seluruh masyarakat memiliki kesadaran penuh tentang sampah. Sampah bukan barang bekas tak berguna, tetapi bisa menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai tinggi jika diolah dengan baik.
Selain memberikan manfaat lingkungan, program ini di harapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi lokal melalui kegiatan daur ulang. Selain itu, diharapkan agar pemerintah Desa ke depannya memiliki rencana terkait pengelolaan sampah yang ada di Desa Babussalam, sehingga masyarakat tidak perlu membuang sampah sembarangan lagi.
Lalu Rosmawan
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Babussalam
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Babussalam
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya