Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Atasi Kecelakaan di Pantura, KKN Undip Kampanyekan Safety Riding Sepeda Motor
Senin, 10 Februari 2025 18:04 WIB
Kabupaten Pekalongan merupakan wilayah Pantura yang dilalui jalan raya penghubung antarprovinsi. Salah satunya terdapat di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Wiradesa. Sebagai wilayah dengan lalu lintas padat dan sering dilalui kendaraan besar, Kecamatan Wiradesa menempati 3 besar kecamatan dengan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi di Kabupaten Pekalongan. Hal ini menunjukkan pentingnya pencegahan dengan menanamkan kesadaran tentang keselamatan keselamatan berkendara bagi pengguna kendaraan bermotor khususnya di wilayah-wilayah tersebut.
Hal ini melatarbelakangi saya sebagai mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro 2025 dari Program Studi S-1 Teknik Mesin, menggelar kegiatan “Pelatihan dan Diskusi Safety Riding pada Sepeda Motor”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kepatihan, Sabtu, 18 Januari 2025, sebagai salah satu agenda forum remaja Puskesmas Wiradesa, didampingi kader posyandu remaja Kelurahan Kepatihan.
Baca juga : DAMRI Catat Lonjakan Penumpang 90 Persen Saat Long Weekend Isra Miraj dan Imlek
Sasaran kegiatan yang dipilih adalah remaja karena pengendara pemula yang baru mendapatkan izin berkendara biasanya berusia remaja. Pendampingan bagi pengendara pemula diharapkan mampu meningkatkan kesadaran safety riding dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di wilayah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Sesi Diskusi Safety Riding dengan Remaja Kelurahan Kepatihan (Foto: Dok. Pdibadi)
Baca juga : KNKT Awasi 6 Kecelakaan di 2024, Biang Kerok Karena Rem Blong
Pada kegiatan ini, saya membagikan pengetahuan tentang peraturan lalu lintas dan perlengkapan yang wajib dikenakan oleh pengendara sepeda motor. Selain itu, dijelaskan juga pengetahuan mengenai dasar-dasar perawatan sepeda motor agar selalu laik jalan, yaitu pengecekan oli mesin, oli transmisi, ban dan roda, rem, dan aki.
Saya juga mengajak remaja Kelurahan Kepatihan untuk menerapkan prinsip 4 sehat 5 selamat sebagai bentuk kampanye safety riding, yaitu sehat jasmani rohani, sehat kendaraan, sehat sistem navigasi keselamatan berkendara, sehatkan budaya berkendara, dan biasakan berdoa. Peserta diajak berdiskusi mengenai topik ini dan mendapatkan panduan 4 sehat 5 selamat berupa leaflet.
Baca juga : Pelajar RI Bersaing di KIWI Challange 2024, Raih Kesempatan Studi di Selandia Baru
Selama diskusi berjalan, banyak peserta yang sudah bisa menyebutkan upaya-upaya menjaga keselamatan saat berkendara, namun masih ada peserta yang belum menerapkannya, seperti belum rutin menggunakan helm dan belum mengurus perizinan berkendara (SIM). Dengan leaflet yang dibagikan, peserta diharapkan dapat lebih memahami bagaimana penerapan prinsip safety riding 4 sehat 5 selamat untuk sepeda motor dengan lebih mudah.
Setelah pelaksanaan kegiatan, kampanye 4 sehat 5 selamat dilakukan dengan menempelkan poster di sekitar Kantor Kelurahan Kepatihan agar dapat tersampaikan ke lebih banyak masyarakat Kelurahan Kepatihan.
Muhammad Robith Al Anam
Mahasiswa S1 Teknik Mesin Universitas Diponegoro
Mahasiswa S1 Teknik Mesin Universitas Diponegoro
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya