Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KNKT Awasi 6 Kecelakaan di 2024, Biang Kerok Karena Rem Blong
Selasa, 17 Desember 2024 21:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terhadap 6 kejadian kecelakaan pada moda lalu lintas dan angkutan jalan sepanjang tahun 2024.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkapkan, salah satu kejadian tersebut adalah kecelakaan beruntun di KM 92 Tol Cipularang, Jawa Barat, yang melibatkan truk trailer dengan kelebihan muatan sebesar 18 persen.
Menurutnya, isu yang menjadi sorotan di moda ini mencakup kegagalan pengereman yang masih sering terjadi akibat tidak adanya regulasi wajib untuk perawatan rem secara preventif.
Selain itu, Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) berdasarkan Permenhub 85 Tahun 2018 belum sepenuhnya diterapkan.
Selama investigasi kecelakaan sepanjang 2024, KNKT juga menyoroti masalah jam kerja dan istirahat pengemudi yang belum diatur secara jelas juga menambah risiko kelelahan yang memicu kecelakaan.
"Masalah jam kerja dan jam istirahat khususnya bagi pemgemudi angkutan barang dan penumpang. Di penerbangan ada batasannya, sehari 8 jam terbang, seminggu dibatasi 30 jam. Di moda darat ini belum ada batasan yang jelas," kata Soerjanto dalam konferensi pers Capaian Kinerja KNKT 2024, di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Baca juga : Perkuat Kedaulatan Data Di RI, Sivali Gandeng Global Milenia Teknologi
Berdasarkan hasil temuan KNKT, penyebab terjadinya kecelakaan sepanjang 2024 ini juga disebabkan oleh infrastruktur yang kurang mendukung.
Misalnya, ketiadaan jalur penghentian darurat yang layak dan kurangnya fasilitas jalan menjadi masalah yang harus segera diatasi.
KNKT merekomendasikan peningkatan pengawasan terhadap operator angkutan orang dan barang, revisi regulasi, dan perbaikan fasilitas jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan di masa mendatang.
KNKT juga menekankan pentingnya Medical Check-Up (MCU) bagi pengemudi, yang diharapkan dapat difasilitasi oleh BPJS Kesehatan.
"Masalah kondisi medical check up atau kesehatan fisik dan mental pengemudi. Kita ketahui bahwa 3 moda lainnya telah memiliki standar medical check up sebagai standar yang bersangkutan laik melakukan tugasnya atau mengemudikan kendaraannya," ujarnya.
Di moda perkeretaapian, KNKT telah melakukan 2 investigasi dan memberikan 12 rekomendasi keselamatan. Tujuh di antaranya sudah ditindaklanjuti.
Baca juga : PLN Mobile Gelar Gelegar Musik Prambanan 2024, Begini Cara Beli Tiketnya
Lebih lanjut, di moda pelayaran isu kebakaran kapal ro-ro menjadi perhatian serius.
Sepanjang 2024, KNKT menginvestigasi lima kecelakaan kapal yang di antaranya merupakan kapal ro-ro yang mengalami kebakaran.
Salah satu insiden yang diinvestigasi adalah tenggelamnya kapal Niki Sejahtera setelah kebakaran yang bermula dari bahan berbahaya dan beracun (B3) di geladak.
Dari lima laporan akhir investigasi yangdiselesaikan tahun ini, KNKT menerbitkan 11 rekomendasi keselamatan, yang sejauh ini belum ada tindak lanjut dari penerima rekomendasi.
Selain itu, kapal wisata seperti pinisi dan speedboat juga memiliki risiko keselamatan akibat kurangnya regulasi yang sesuai untuk jenis kapal ini.
Ditambah lagi, tantangan baru muncul dengan semakin banyaknya kendaraan listrik di kapal ro-ro, yang memerlukan metode pemadaman kebakaran yang lebih efektif.
Baca juga : Pertamina Tegaskan Kerusakan Kendaraan di Cibinong Bukan Karena Pertamax
Terakhir, dalam moda penerbangan, 9 kecelakaan dan 16 kejadian serius telah diinvestigasi KNKT sepanjang 2024.
KNKT menyoroti tingginya insiden Runway Excursion dan Abnormal Runway Contact (ARC) yang terjadi sepanjang tahun 2024 dengan masing-masing sebanyak 8 dan 5 kejadian.
Kejadian lainnya termasuk kecelakaan pesawat Twin Otter diKabupaten Pohuwato, Sulawesi, yang mengakibatkan empat orang meninggal serta kecelakaan jatuhnya pesawat udara Tecnam P2006T di daerah Bumi Serpong Damai (BSD) dengan 3 korban jiwa.
Belum maksimalnya pengawasan terhadap implementasi aturan pengoperasian bandara, kurangnya pengawasan terhadap kondisi fisik dan mental pilot, serta belum adanya panduan rute terbang yang memadai adalah beberapa isu di moda penerbangan yangmenjadi sorotan KNKT.
Adapun, terhitung sejak Januari 2024, KNKT berhasil menyelesaikan tujuh laporan awal, enam laporan akhir, dan menerbitkan 12 rekomendasi keselamatan, dengan tingkat tindak lanjut mencapai 66 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya