Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mau Kuliah Di Eropa? Belgia Bisa Jadi Pilihan Gen Z, Ini Alasannya
Selasa, 14 Oktober 2025 19:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jika berbicara soal kuliah di Eropa, banyak pelajar Indonesia mungkin langsung memikirkan Belanda atau Jerman. Namun, Belgia kini mulai mencuri perhatian sebagai destinasi studi unggulan berkat sistem pendidikan tinggi yang menekankan riset, inovasi, dan kolaborasi global.
Selain terkenal dengan cokelat dan wafel, Belgia dikenal memiliki universitas-universitas riset terkemuka dan lingkungan belajar yang inklusif bagi mahasiswa internasional. Ciri khas pendidikan di negeri ini adalah pendekatan praktis yang mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proyek nyata di dunia industri.
“Belgia merupakan negara kedua setelah Inggris yang memasuki revolusi industri. Sejak saat itu, budaya riset dan inovasi telah mengakar kuat,” ujar Galuh Syahbana Indraprahasta, Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sekaligus alumni Ghent University, Belgia.
Menurut Galuh, kota-kota seperti Gent dan Liège dulu menjadi pusat industri tekstil dan baja, sementara Antwerpen berkembang sebagai pelabuhan utama Eropa. Infrastruktur kuat yang dibangun sejak masa itu menjadi pondasi bagi Belgia untuk berkembang menjadi negara berbasis pengetahuan (knowledge-based economy).
Baca juga : RI Punya Peluang Besar Dalam Rantai Pasok Global Energi Hijau, Ini Alasannya
Bagi generasi muda Indonesia, terutama Gen Z yang ingin belajar sambil menciptakan perubahan nyata, Belgia menawarkan kombinasi ideal antara teori dan praktik. Mahasiswa di berbagai kampus seperti Universiteit Gent dan Katholieke Universiteit Leuven (KU Leuven) aktif terlibat dalam proyek riset lintas sektor—mulai dari energi hijau, teknologi digital, hingga inovasi sosial.
“Gen Z bisa belajar sambil berinovasi. Kampus di Belgia punya hubungan erat dengan industri, sehingga mahasiswa mendapat pengalaman langsung di lapangan,” jelas Galuh.
Selain itu, Belgia memiliki masyarakat multilingual yang sehari-hari menggunakan bahasa Belanda, Prancis, dan Inggris. Banyak program internasional juga menggunakan bahasa Inggris, sehingga mahasiswa asing dapat beradaptasi dengan mudah.
Keunggulan lainnya adalah biaya kuliah dan hidup yang relatif terjangkau dibanding negara Eropa Barat lain, serta tersedianya berbagai program beasiswa internasional bagi mahasiswa global.
Baca juga : Komdigi Bekukan Sementara Izin TikTok, Ini Alasannya
Hubungan pendidikan antara Belgia dan Indonesia juga terus diperkuat. Pada 6 Agustus 2025, Duta Besar Belgia untuk Indonesia Frank Felix melakukan kunjungan kehormatan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam pertemuan itu, Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang menegaskan pentingnya kolaborasi di bidang transformasi digital pendidikan. “Melalui forum ini, kita harap kerja sama antara kedua negara semakin meningkat,” ujarnya.
Kerja sama yang dijajaki mencakup platform ujian daring, manajemen pembelajaran digital, dan perangkat edukasi STEM (science, technology, engineering, and mathematics) yang dapat diakses tanpa internet—solusi penting bagi wilayah dengan keterbatasan infrastruktur pendidikan.
Selain itu, Belgia dan Indonesia juga tengah menjajaki program double degree, riset bersama di bidang semikonduktor, energi terbarukan, pangan, dan air bersih, serta peningkatan pertukaran mahasiswa.
Baca juga : Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Menguat Pekan Depan, Ini Alasannya
“Kami ingin terus mengeksplorasi program-program potensial bersama Indonesia. Kami juga berharap lebih banyak mahasiswa Belgia bisa belajar di Indonesia,” tutur Dubes Frank Felix.
Bagi pelajar Indonesia yang tertarik kuliah di Belgia, European Higher Education Fair (EHEF) 2025 menjadi kesempatan terbaik untuk bertemu langsung dengan perwakilan universitas-universitas Eropa, termasuk dari Belgia.
Pameran pendidikan tinggi Eropa ini akan digelar pada 6 November 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, serta 8–9 November 2025 di Catur Dharma Hall, Menara Astra Jakarta.
EHEF 2025 menjadi ajang bagi pelajar Indonesia untuk menjelajahi sistem pendidikan berbasis riset dan inovasi, mendapatkan informasi beasiswa, serta memulai perjalanan akademik menuju Eropa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya