Dark/Light Mode

BEM UNJ Nyatakan Vakum dari BEM SI Rakyat Bangkit

Senin, 20 Oktober 2025 11:05 WIB
Foto: Dok. pribadi.
Foto: Dok. pribadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (BEM UNJ) Andhika Natawijaya menegaskan bahwa posisi BEM UNJ dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Rakyat Bangkit (BEM SI Rakyat Bangkit) kini telah vakum.

Menurutnya, BEM UNJ ingin kembali pada esensi pergerakan mahasiswa yang sesungguhnya.

Tidak hanya dalam lingkup BEM SI Rakyat Bangkit, tetapi juga bersama elemen lain seperti organisasi non-pemerintah (NGO), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan lembaga bantuan hukum (LBH).

Langkah ini diambil untuk memahami sejauh mana dinamika pergerakan yang terjadi di masyarakat. Andhika menjelaskan, BEM UNJ ingin melebur dengan gerakan masyarakat dan saat ini sedang menjalani proses menuju arah tersebut.

Ia menegaskan, meskipun berharap tidak terjadi perpecahan, dari delapan BEM fakultas di UNJ, sebagian besar justru aktif menyuarakan keinginan untuk memisahkan diri atau vakum dari BEM SI Rakyat Bangkit.

Baca juga : Bangkitkan Lagi Bisnis Rakyat Kecil

"Badan-badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas yang paling aktif justru mendorong agar BEM UNJ memisahkan diri atau vakum dari BEM SI Rakyat Bangkit,” ujar Andhika di Kampus UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (18/10/2025).

Dalam masa kepemimpinannya, Andhika mengaku tidak terlalu banyak terlibat secara langsung dalam aktivitas BEM SI Rakyat Bangkit.

Meski sempat menjabat sebagai koordinator wilayah selama setengah tahun untuk melanjutkan tugas generasi sebelumnya, ia hanya aktif di bidang media.

Berdasarkan usulan internal agar BEM UNJ dapat berkolaborasi dengan aliansi lain, akhirnya diputuskan untuk tidak berafiliasi terlebih dahulu dan fokus pada evaluasi serta perbaikan internal organisasi.

“Saya belum bisa mengatakan bahwa kami sudah keluar dari BEM SI Rakyat Bangkit, tapi saat ini kami sudah vakum,” tegas Andhika.

Baca juga : 60 WNI yang Dievakuasi dari Iran Sudah Tiba di Tanah Air

Desakan agar BEM UNJ keluar dari BEM SI Rakyat Bangkit disampaikan melalui pernyataan sikap bersama yang ditandatangani oleh delapan ketua BEM fakultas UNJ pada 17 Agustus 2025.

Dalam pernyataan tersebut terdapat tiga tuntutan utama, yaitu:

1. Mendesak BEM UNJ menarik diri dari BEM SI Rakyat Bangkit dan tidak tergabung dengan aliansi manapun.

2. Mendesak BEM UNJ fokus membangun iklim pergerakan yang kolektif dan progresif di lingkungan UNJ.

3. Menuntut BEM UNJ mengedepankan prinsip demokrasi dan keterlibatan publik dalam setiap pengambilan keputusan yang berdampak luas.

Baca juga : Udara Lebih Bersih, Hibur Rakyat Dan Bantu UMKM

Keputusan untuk tetap bergabung dalam BEM SI Rakyat Bangkit dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi mahasiswa UNJ.

Langkah tersebut dianggap mencerminkan kemunduran dalam etika representasi mahasiswa yang seharusnya demokratis, kolektif, dan bertanggung jawab.

Keterlibatan dalam aliansi seperti BEM SI Rakyat Bangkit juga dinilai berpotensi menimbulkan intervensi kepentingan di luar ranah gerakan mahasiswa.

"Aliansi yang semestinya menjadi ruang bebas dari kepentingan politik justru berisiko dijadikan kendaraan bagi kepentingan elite tertentu," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.