Dark/Light Mode

Mendikdasmen Resmikan 14 Sekolah di Kalsel, Disambut Shalawat Badar

Selasa, 13 Januari 2026 21:26 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti meresmikan hasil revitalisasi 14 satuan pendidikan di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). (Foto: Dok. Kemendikdasmen)
Mendikdasmen Abdul Muti meresmikan hasil revitalisasi 14 satuan pendidikan di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). (Foto: Dok. Kemendikdasmen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan hasil revitalisasi 14 satuan pendidikan di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (12/1/2026).

Peresmian dilakukan secara simbolis di SMAS Al-Islam Nurul Maad, Banjarbaru. Kehadiran Mendikdasmen disambut shalawat badar oleh warga sekolah.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan, revitalisasi satuan pendidikan merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang lebih baik. Lingkungan sekolah yang nyaman diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar peserta didik.

“Sekolah yang nyaman, ruang kelas yang nyaman, diharapkan dapat menjadi lingkungan pendukung agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan memiliki motivasi yang lebih tinggi,” ujar Abdul Mu’ti.

Baca juga : Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Tinjau Fasilitas Perpustakaan

Selain perbaikan sarana dan bangunan sekolah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui digitalisasi pendidikan, salah satunya dengan Papan Interaktif Digital (PID). Abdul Mu’ti berharap kebijakan tersebut dapat mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang lebih bermutu.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah direvitalisasi secara optimal. “Kami mohon kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi agar gedungnya dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, demi memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Galuh Tantri Narindra, melaporkan bahwa pada tahun 2025 program revitalisasi menjangkau 26 PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, dan 6 SLB, dengan total bantuan sekitar Rp232 miliar.

“Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik dan sarana prasarana sekolah, tetapi juga penguatan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan bermutu untuk semua peserta didik,” ujarnya.

Kesan Warga Sekolah

Baca juga : Mendikdasmen Terbitkan Permendikdasmen Sekolah Aman dan Nyaman

Guru SMA Al-Islam Nurul Maad, Astriani, menyampaikan sekolahnya menerima bantuan berupa lima ruangan baru, yakni laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), laboratorium komputer, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang Bimbingan Konseling (BK), serta toilet.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kemendikdasmen yang telah memberikan bantuan luar biasa ini. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin agar siswa-siswi kami mampu bersaing,” ungkap Astriani.

Siswa SMA Al-Islam Nurul Maad, Ali Zubaidi, mengaku fasilitas sekolah sebelumnya masih terbatas sehingga revitalisasi ini sangat membantu. “Sejak ada revitalisasi ini, kami sangat terbantu. Fasilitas jadi lebih lengkap dan sistem belajar kami jadi lebih mudah,” katanya.

Kepala SD Negeri Belitung Selatan 2 Banjarmasin, Emha Ridha, menjelaskan sekolahnya menerima bantuan pembangunan ruang administrasi baru, toilet baru, serta rehabilitasi toilet. Menurutnya, antusiasme murid terlihat jelas, terutama terhadap fasilitas toilet yang kini lebih layak.

Baca juga : Pemerintah Revitalisasi Sekolah, Siswa SMK Negeri 7 Medan Makin Semangat Belajar

“Sekarang toiletnya bersih, terang, dan aman. Anak-anak jadi tidak takut lagi menggunakannya,” ujarnya.

Siswa SMA Negeri 7 Banjarmasin, Muhammad Akmal Anwari, mengapresiasi rehabilitasi ruang kelas dan penambahan ruang belajar di sekolahnya yang sebelumnya kerap terdampak banjir.

“Terima kasih karena kenyamanan kami untuk belajar sangat diperhatikan. Dengan adanya revitalisasi ini, kami jadi lebih nyaman mempelajari apa yang kami butuhkan dalam kehidupan,” tuturnya.

Melalui program revitalisasi satuan pendidikan, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung proses pembelajaran di berbagai daerah. Pemerintah berharap, perbaikan sarana pendidikan ini menjadi fondasi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.