Dark/Light Mode

Esa Unggul Buka International College, Buka Akses Ke Arizona State University

Kamis, 4 Juni 2026 21:24 WIB
Universitas Esa Unggul (UEU) resmi meluncurkan International College di Global Innovation Hub (GIH), Jakarta Selatan. Foto: Universitas Esa Unggul
Universitas Esa Unggul (UEU) resmi meluncurkan International College di Global Innovation Hub (GIH), Jakarta Selatan. Foto: Universitas Esa Unggul

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Esa Unggul (UEU) resmi meluncurkan International College di Global Innovation Hub (GIH), Jakarta Selatan. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam upaya UEU memperkuat pendidikan tinggi berstandar internasional melalui inisiatif "Powered by Arizona State University".

Kampus baru yang berlokasi di Jakarta Selatan tersebut menjadi kampus keempat Universitas Esa Unggul. Kehadirannya diharapkan menjadi pusat pendidikan global yang memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap pengalaman belajar internasional sekaligus mendukung kebutuhan talenta dan inovasi nasional di masa depan.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Arief Kusuma Among Praja, mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang UEU dalam mendukung pembangunan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

“Universitas Esa Unggul memiliki visi jangka panjang untuk turut membangun bangsa melalui peningkatan berkelanjutan pada pendidikan tinggi. Melalui kolaborasi dengan Cintana Education dan Arizona State University, kami menghadirkan akses pendidikan kelas dunia yang lebih dekat bagi mahasiswa Indonesia,” ujar Arief, di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, peluncuran kampus baru dan International College menjadi langkah strategis dalam memperluas peluang pembelajaran global bagi mahasiswa Indonesia, termasuk akses terhadap jalur akademik internasional dan pengalaman belajar bersama Arizona State University.

Baca juga : Bongkar Judol Internasional, Bareskrim Dapat Jempol dari MUI

Melalui program "Powered by ASU", mahasiswa UEU akan dibekali kompetensi global, pengalaman internasional, serta keterampilan masa depan yang dibutuhkan untuk bersaing di era teknologi dan ekonomi digital.

Pendiri dan Chairman Cintana Education, Doug Becker, menilai kolaborasi tersebut menunjukkan bagaimana perguruan tinggi dapat menggabungkan kekuatan lokal dengan inovasi global untuk menghasilkan dampak nyata bagi mahasiswa.

“Melalui model Powered by ASU, mahasiswa memperoleh akses ke pengalaman belajar kelas dunia, keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, dan peluang internasional, tanpa meninggalkan keterkaitan dengan prioritas pendidikan dan ekonomi Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Vice President Global Academic Initiatives Arizona State University, Julia Rosen, menyebut kerja sama ini sebagai langkah penting bagi pengembangan pendidikan tinggi Indonesia.

Menurutnya, model tersebut membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk memulai studi di dalam negeri dan melanjutkan pendidikan ke tingkat internasional melalui Arizona State University.

Baca juga : Klungkung Raih Penghargaan Nasional Berkat Layanan Kesehatan Prima dan Inklusif

“Program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang kompetitif secara global, adaptif, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Rosen.

Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, mahasiswa UEU mendapatkan akses ke kurikulum dan materi pembelajaran yang selaras dengan Arizona State University.

ASU sendiri tercatat sebagai universitas paling inovatif di Amerika Serikat versi U.S. News & World Report selama 11 tahun berturut-turut, sejak 2016 hingga 2026. Mahasiswa juga dapat mengikuti berbagai sertifikasi ASU di bidang strategis seperti kecerdasan buatan (AI), inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan tanpa biaya tambahan.

Selain itu, mereka berkesempatan mengikuti sesi pembelajaran virtual yang dipandu langsung oleh dosen ASU dan para pakar global. Dalam kesempatan yang sama, UEU memperkenalkan International College yang menawarkan berbagai jalur akademik internasional, termasuk program gelar ganda dan percepatan studi pascasarjana.

Melalui Program Magister Terakselerasi (4+1), mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan sarjana di Indonesia dan melanjutkan studi magister di Arizona State University hanya dengan tambahan satu tahun.

Baca juga : PHE Perkuat Produksi Migas Nasional, Industri Asuransi Jadi Mitra Strategis

Program ini saat ini tersedia untuk bidang manajemen, komunikasi massa, dan teknik industri. Sementara itu, skema Gelar Ganda (3+1) memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun studi di Universitas Esa Unggul dan satu tahun di Arizona State University, baik melalui program imersi langsung di Amerika Serikat maupun pembelajaran daring.

Lulusan program tersebut akan memperoleh dua gelar sekaligus dari Universitas Esa Unggul dan Arizona State University. Saat ini, jalur tersebut tersedia untuk Program Studi Teknologi Informasi dan akan diperluas ke program lain di masa mendatang.

Selain meluncurkan International College, UEU juga memperkenalkan Global Innovation Hub (GIH) sebagai pusat pembelajaran berbasis inovasi. Fasilitas ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi, kolaborasi industri, dan pembelajaran interdisipliner dalam satu ekosistem pendidikan modern.

GIH dilengkapi ruang kelas pintar, laboratorium inovasi dan teknologi, ruang kolaborasi industri, serta berbagai fasilitas pembelajaran berbasis pemecahan masalah dan penerapan langsung di lapangan.

Melalui pengembangan GIH dan International College, Universitas Esa Unggul berharap dapat menghadirkan model pendidikan tinggi baru yang menggabungkan relevansi lokal, akses global, inovasi, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.