Dark/Light Mode

Top, Transformasi Bawa BRI Raih The Most Adaptive Titan Bank Dan Dirut BRI Sebagai The Best CEO

Rabu, 15 Desember 2021 22:10 WIB
Direktur Utama BRI Sunarso saat dianugerahi dua penghargaan sekaligus dalam CNBC Indonesia Awards 2021 (14/12). (Foto: Dok. BRI)
Direktur Utama BRI Sunarso saat dianugerahi dua penghargaan sekaligus dalam CNBC Indonesia Awards 2021 (14/12). (Foto: Dok. BRI)

 Sebelumnya 
Sejak tahun 2016 BRI telah menjalankan program transformasi yang disebut BRIvolution 1.0 untuk periode corporate plan 2018-2022 yang fokus di dua area yaitu Digital dan Culture.

Meski begitu, akibat adanya pandemi di tahun 2020, BRI mengambil sikap beradaptasi dengan me-review kembali corporate plan untuk periode 2021-2025 yang kami sebut dengan BRIvolution 2.0.

Melalui transformasi digital ini, BRI telah mendigitalisasi proses bisnis eksisting serta mampu meng-create value baru melalui new business model.

Baca juga : OJK Genjot Transformasi Digital Bank Agar Lebih Kompetitif

Memperkenalkan konsep hybrid bank, Sunarso mengatakan BRI optimistis dapat mengeskalasi jangkauan bisnis yang ditopang oleh digitalisasi. Di sisi lain, kehadiran branch dan agen BRILink tetap esensial untuk melayani kebutuhan nasabah secara tatap muka.

Lebih lanjut, Sunarso menyebut BRI juga senantiasa merespon secara sigap adanya pandemi dan dampaknya bagi masyarakat.

Upaya lanjutan pun ditempuh BRI untuk mengeskalasi pemulihan ekonomi, terutama sektor UMKM yang menjadi core business perseroan. Emiten bersandi saham BBRI ini menjadi bank penyalur stimulus bantuan yang dikucurkan pemerintah.

Baca juga : Tok, Pemerintah Tetapkan KKB Papua Sebagai Teroris

Tidak hanya itu, BRI juga telah merestrukturisasi kredit dengan nilai mencapai Rp 241 Triliun kepada lebih dari 2,9 juta nasabah. Mayoritas nasabah yang menerima fasilitas restrukturisasi kredit merupakan pelaku UMKM. 

BRI pun terus berupaya mendorong sektor penyumbang 61 persen Produk Domestik Bruto (PDB) untuk bangkit dan memantik pertumbuhan, serta pemulihan ekonomi Indonesia.

“Ini tercermin dari kredit segmen UMKM pada kuartal III-2021 yang menembus Rp 848,60 triliun atau tumbuh 12,50 persen year on year (yoy),” kata Sunarso.

Baca juga : Transformasi Layanan Digital, Bank Mandiri Rilis Livin` By Mandiri

Capaian ini menjadikan proporsi UMKM dalam total kredit BRI juga terdorong naik. Komposisi kredit segmen UMKM di BRI naik dari 80,65 persen pada kuartal III-2020 menjadi 82,67 persen pada kuartal III-2021. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.