Dewan Pers

Dark/Light Mode

Rekat Dan Nawacita Indonesia Minta Koruptor Dihukum Mati

Kamis, 30 Desember 2021 10:48 WIB
Ketua Umum Nawacita Indonesia, KPH Suryo Atmanto dan Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar. (Foto: ist)
Ketua Umum Nawacita Indonesia, KPH Suryo Atmanto dan Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ormas Nawacita Indonesia yang bekerjasama dengan Rekonsiliasi Masyarakat Indonesia (Rekat Indonesia) menggelar seminar dan silaturahmi sesama anak bangsa.

Acara digelar di Kantor kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (29/12). Kegiatan seminar tersebut dihadiri ratusan peserta anggota Nawacita Indonesia maupun Rekat Indonesia.

Acara bertujuan dalam rangka untuk mencerdaskan anak bangsa guna meningkatkan ekonomi rakyat serta  kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh Indonesia dengan metode pengembangan ekonomi kreatif.

Berita Terkait : Danone Indonesia Terima Proper Emas Untuk Pabrik AQUA Di Bali

Dalam sambutannya Ketua Umum Nawacita Indonesia, KPH Suryo Atmanto mengucapkan, terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina Rekat Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Ketum Rekat Indonesia Eka Gumilar dan Sekjen Rekat Indonesia Heikal Safar atas kesediaannya bekerja sama sehingga kegiatan seminar sekaligus silaturahmi tersebut dapat berjalan sukses dan lancar.

Suryo Atmanto mengatakan, Presiden Jokowi sangat mendukung pergerakan Nawacita yang selalu berperan aktif dalam mencerdaskan anak bangsa. Salah satunya yakni melalui kegiatan seminar. "Tentunya dengan pengembangan ekonomi kreatif sekaligus juga untuk menjalin silaturahmi maupun kebersamaan sesama anak bangsa,"katanya.

Sekjen Rekat Indonesia, Heikal Safar atas nama Ketua Umum Rekat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Ketum Nawacita Indonesia, KPH Suryo Atmanto yang telah memberikan kepercayaan dalam membangun kerja sama dengan kegiatan seminar di bidang ekonomi kreatif. Ke depannya diharapkan rakyak akan maju dan sejahtera.

Berita Terkait : Diplomat Dan Pakar Bahas Prospek Kopi Indonesia Di 2022

Heikal Safar mengatakan, demi terciptanya Indonesia yang bermartabat. Nawacita juga menampung saran dan kritik dari seluruh masyarakat, sehingga jika ada pejabat atau aparatur negara yang korup dan menyalahgunakan kewenangan untuk segera diadukan kepada pimpinannya.

“Jika masih juga tidak dipindahkan langsung dilaporkan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heikal Safar menegaskan, Rekat Indonesia bersama Nawacita Indonesia telah mengadukan dan meminta kepada Presiden Jokowi agar segera menindaklanjuti rencana aturan hukuman yang seberat-beratnya kepada koruptor yaitu dengan hukuman mati.

Berita Terkait : Tahun Depan, Indonesia Jadi Tuan Forum PBB Untuk Kurangi Risiko Bencana

"Saya sebagai Sekjen Rekat Indonesia salut dengan Nawacita Indonesia yang fokus mencerdaskan anak bangsa, bahkan ganas dalam mengevaluasi para pejabat yang melakukan korup,” tandasnya. [DIT]