Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diplomat Dan Pakar Bahas Prospek Kopi Indonesia Di 2022
Selasa, 28 Desember 2021 17:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Percepatan dan Pemulihan Ekonomi dari Kementerian Luar Negeri Indonesia bersama sejumlah diplomat senior melakukan diskusi informal yang berfokus pada prospek kopi Indonesia pada 2022.
Beberapa pakar dan eksportir kopi yang hadir adalah Daroe Handojo (Nooskav Nusantara Kopi), Adi Wicaksono Taroepratjeka (Direktur 5758 Coffee Lab), Renata Bukvic-Letica (Tanamera) dan Ivan Hartanto (Belift Green Beans).
Baca juga : Dongkrak Perdagangan Ekspor, LPEI Bawa UKM Indonesia Di Pameran Expo 2020 Dubai
Dalam keterangan Kemlu, Senin (27/12), para peserta diskusi menyambut baik laporan dari Badan Pusat Statistik dan data dari Organisasi Kopi Internasional, yang menunjukkan bahwa kopi Indonesia semakin populer selama pandemi Covid-19.
Dalam pertemuan pekan lalu itu, para peserta juga menyepakati bahwa meskipun ada kendala ekonomi akibat Covid-19, para pengusaha Indonesia terus mempromosikan dan memperkuat pesan produk Indonesia di luar negeri.
Baca juga : Mampir Di Bogor, Mentan Sengaja Lepas Rindu Dengan Minaqu Indonesia
Masalah khusus yang menjadi tantangan bagi eksportir dan importir kopi Indonesia terkait dengan kualitas kopi dan waktu kedatangan. Hal lain yang terkait dengan isu eksternal adalah transportasi, logistik, dan ketersediaan kontainer.
"Jika masalah ini tetap tidak terselesaikan, ancaman besar terhadap keberlanjutan ekspor kopi tetap ada," bunyi pernyataan tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya