Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
HIPMI Ngarep Calon Komisioner OJK Kedepankan Inovasi
Senin, 21 Februari 2022 16:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus bisa menghadirkan sosok pembaharu yang mengedepankan Inovasi.
Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Anggawira mengatakan, Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK telah mengumumkan 33 nama yang telah lulus seleksi Tahap II calon anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027.
Baca juga : Ini Dia, 33 Nama Calon Komisioner OJK Lolos Seleksi Tahap II
Di mana, hasil seleksi tahap kedua anggota Dewan Komisioner OJK yang dikeluarkan panitia seleksi pada Minggu (20/2) lalu, memunculkan nama-nama pejabat aktif, mantan pejabat serta pensiunan di kementerian dan lembaga pemerintah, serta industri keuangan.
"Kita berharap, ada calon Anggota Dewan Komisioner OJK yang mampu menggerakkan potensi inovasi dan kreatifitas yang mempunyai keberpihakan kepada pengusaha baru untuk bisa maju bersama," ujarnya, Senin (21/2).
Baca juga : Indonesia-UEA Komit Perkuat Kerja Sama Dan Investasi
Terpenting, kata dia, adalah menghindari calon Anggota Dewan Komisioner OJK yang terafiliasi kuat dengan Konglomerasi. Sebab, tujuannya adalah kepentingan Kelompok yang diutamakan.
"Jangan sampai Dewan Komisioner OJK yang terpilih, menjadi kepanjangan tangan dari para oligarki dan konglomerasi dan berharap tidak ada unsur titipan-titipan," ungkapnya.
Baca juga : Wapres Minta NU Terus Genjot Kolaborasi Dan Inovasi
Ia menambahkan, sebagai lembaga tertinggi yang mengawasi sektor keuangan nasional, OJK harus dipimpin oleh sosok pembaharu di bidang ekonomi yang penuh inovasi dan kreatifitas. "Kalau bisa, hadir dari kalangan Muda agar bisa lebih energik untuk melakukan pergerakan untuk perekonomian Indonesia," pungkasnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya