Dark/Light Mode

Kinerja Moncer, MTF Cetak Laba 245 Miliar

Jumat, 11 Maret 2022 11:41 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

 Sebelumnya 
Dalam hal permodalan, pengelolaan permodalan dilaksanakan MTF sesuai ketentuan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

Salah satunya adalah menjaga gearing ratio yaitu jumlah pinjaman yang dimiliki Perseroan dibandingkan modal sendiri dan utang subordinasi dikurangi penyertaan.

MTF berkomitmen menjaga nilai maksimum gearing ratio lebih kecil dari ketentuan yang ditetapkan melalui analisa alternatif pembiayaan baik melalui pinjaman bank, penerbitan obligasi ataupun optimalisasi dana joint financing.

Baca juga : SIM Keliling Polda Metro Untuk 7 Maret, Cek Lokasinya Di Sini

Tahun 2021, gearing ratio MTF yakni sebesar 6,29 kali dimana masih memenuhi dari batas ketentuan maksimal yakni 10 kali. "Dengan adanya kinerja yang baik ini, semoga menambah semangat karyawan kami untuk memberikan performance yang lebih baik dan terbaik untuk masyarakat.” harap Pinohadi.

MTF juga melakukan penawaran awal obligasi berkelanjutan V Tahap III tahun 2022 pada 7-24 Januari 2022. Direktur Keuangan Mandiri Tunas Finance, R. Eryawan Nurhariadi menuturkan, langkah tersebut diambil sebagai upaya peningkatan pembiayaan.

Ada 2 tipe, seri A yaitu tenor 3 tahun dengan bunga 5,9 persen dan seri B yaitu tenor 5 tahun dengan bunga 6,75 persen. "Nilai yang kami tawarkan juga cukup terjangkau dimana minimum pemesanan 5 juta rupiah dan kelipatannya.” kata Eryawan.

Baca juga : Kinerjanya Moncer, Astra Group Kantongi Laba Rp 20,1 Triliun

Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 23 Mei 2022, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri obligasi pada tanggal 23 Februari 2025 untuk obligasi seri A dan 23 Februari 2027 untuk obligasi seri B.

Dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap III tahun 2022, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan surat hutang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yaitu peringkat idAA+.

MTF memiliki peringkat korporasi idAA+ stabil karena dukungan yang kuat dari induknya yang memiliki posisi bisnis yang kuat. Serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang juga kuat. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.