Dark/Light Mode

Menhub Puas Progres Pembangunan Sudah 19 Persen

Bandara Kulonprogo Siap Beroperasi April 2019

Sabtu, 15 Desember 2018 12:22 WIB
Dari kiri, Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti, Menhub, Budi Karya Sumadi dan Direktur PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi saat melalukan pengecekan Bandara Kulonprogo, Jumat (14/12). (Foto: Novalliandy/Rakyat Merdeka)
Dari kiri, Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti, Menhub, Budi Karya Sumadi dan Direktur PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi saat melalukan pengecekan Bandara Kulonprogo, Jumat (14/12). (Foto: Novalliandy/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo berjalan sesuai rencana. Pemerintah optimistis pada April tahun depan sudah bisa beroperasi.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi kemarin mengecek langsung progres pembangunan NYIA. Dia ditemani Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri, Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti, dan Direktur PTAngkasa Pura I(Persero) Faik Fahmi. BKS-sapaan akrabnya tiba di NYIA pukul 07.40 WIB. Dia melakukan pemantauan menggunakan mobil, keliling bandara sekitar 20 menit.

Baca juga : Angkasa Pura II Terbitkan Surat Utang Rp 750 Miliar

Dari pantauan Rakyat Merdeka, pengerjaan pembangunan sedang dikebut. Namun demikian, saat ini NYIY masih belum kelihatan bentuknya. Runway masih tanah. Belum diaspal. Wajah terminal bandara itu juga belum kelihatan. Secara keseluruhan progres pembangunan baru 19 persen.

BKS puas melihat perkembangan pembangunan. “Setelah melihat progres pembangunannya, kita optimistis bandara Kulonprogo ini bisa selesai Maret 2019 dan beroperasi April 2019,” ungkap BKS. Dia memberikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang terlibat pengerjaan proyek ini. “Ini berkat sinergi Angkasa Pura I, Direktorat Perhubungan Udara dan Direktorat Perkeretaapian,” pujinya.

Baca juga : BTN Luncurkan Asuransi Syariah

BKS menjelaskan, pada April 2019, pengoperasian bandara baru ini untuk penerbangan internasional. Diharapkannya, pengoperasian nanti bisa semakin banyak menarik wisatawan.

Menurut BKS, Yogyakarta memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Hanya saja selama ini jumlah kunjungan wisatawan masih kalah dengan Bali. Penyebabnya, bandara di Yogyakarta tidak bisa didarati pesawat berbadan lebar. “Kalau nanti NYIA beroperasi, saya yakin turis ke Borobudur akan meningkat. Bandara ini juga menjadi Hub Yogyakarta dan Jawa Tengah,” imbuhnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.