Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pagi Ini, Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar

Selasa, 15 Maret 2022 09:48 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,07 persen ke level Rp 14.342 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.332 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di Asia juga melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,05 persen, dolar Singapura turun 0,02 persen, won Korea Selatan minus 0,01 persen, yuan China turun 0,42 persen, ringgit Malaysia minus 0,02 persen, dan baht Thailand melemah 0,13 persen.

Berita Terkait : Dicoret FIFA, Rusia Ngegas Banding

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya turun 0,056 persen pada 98,96. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,01 persen ke level Rp 15.570, terhadap poundsterling Inggris stagnan di level Rp 18.503, dan terhadap dolar Australia menguat 0,27 persen ke level Rp 10.204.

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi bergerak melemah hari ini. Lantaran didorong dari sentimen pasar tengah mengantisipasi kebijakan yang diambil bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed)

Berita Terkait : Harga Minyak Mulai Turun, Rupiah Makin Kuat

"Antisipasi terhadap kenaikan suku bunga acuan AS dan sikap bank sentral AS yang akan lebih agresif dalam pengetatan moneter masih menjadi penekan rupiah terhadap dolar AS," ujar Ariston, Selasa (15/3).

Untuk diketahui, The Fed akan menggelar rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15-16 Maret 2022.

Berita Terkait : Pria Ini Ngaku Reinkarnasi Pilot Perang Dunia I

Sementara, pendorong sentimen positif kali ini datang dari negosiasi antara Rusia dan Ukraina yang berlangsung. “Keinginan Rusia untuk berdialog dengan Ukraina dinilai dapat membuka harapan perang akan segera berakhir,” sebutnya.

Ariston memproyeksikan, nilai tukar rupiah akan bergerak antara Rp 14.380 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp 14.300 per dolar AS. [DWI]