Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menperin Lihat Produksi Minyak Goreng Di Sinar Mas Agribusiness Marunda

Selasa, 22 Maret 2022 20:53 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengecek dan melihat langsung produksi minyak goreng di pabrik refinery Sinar Mas Agribusiness and Food di Marunda, Selasa, 22 Maret 2022. (Foto Dok RM.ID)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengecek dan melihat langsung produksi minyak goreng di pabrik refinery Sinar Mas Agribusiness and Food di Marunda, Selasa, 22 Maret 2022. (Foto Dok RM.ID)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan kunjungan kerja ke salah satu pabrik refinery Sinar Mas Agribusiness and Food di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, untuk melihat secara langsung produksi minyak goreng. 

 Agus Widjaja GM Marunda Refinery, Sinar Mas Agribusiness and Food menjelaskan, saat ini kegiatan operasional produksi minyak goreng berjalan lancar dengan kapasitas maksimal. Ia menjelaskan, Sabtu (19/3), pihaknya telah mendistribusikan minyak goreng curah sebanyak 500 ton ke toko-toko dan pasar yang ada di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Berita Terkait : Kemenperin Minta Industri Pasok Migor Curah Buat Masyarakat-Usaha Mikro

"Dan kami akan terus memproduksi dan berkoordinasi lebih lanjut untuk dapat mendistribusikan minyak goreng curah ini ke berbagai area lainnya,” terangnya Agus Widjaja. 

Dalam kunjungannya, Menperin menyampaikan apresiasinya kepada Sinar Mas Agribusiness and Food yang telah ikut berpartisipasi dalam program minyak goreng curah bagi masyarakat. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 47 perusahaan yang berkomitmen untuk ikut berpartisipasi dalam program ini, diantaranya adalah PT SMART Tbk.

Berita Terkait : Keren! Pertamina Sukses Uji Coba Produksi BBM Dan Pelumas Khusus Racing

Menperin menambahkan, sejak Sabtu, 19 Maret 2022 program minyak goreng curah bagi masyarakat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 14.000 telah dijalankan. Dia juga akan terus mendorong semakin banyak produsen minyak goreng berpartisipasi dengan menargetkan ketersedian minyak goreng curah sebesar 20.000 ton per harinya.

Sesuai dengan Permenperin No.8 Tahun 2022, penyaluran minyak goreng curah merupakan kebijakan pemerintah setelah adanya kebijakan baru terkait minyak goreng kemasan yang dijual mengikuti harga pasar. Minyak goreng curah diperuntukkan bagi masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil. [MEL]