Dark/Light Mode

Golkar Dukung MBG, Minta Tak Ada Jual Beli Titik SPPG

Sabtu, 6 Juni 2026 06:45 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto: Instagram/m.sarmuji)
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto: Instagram/m.sarmuji)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan jaminan tegas bahwa penunjukan dan pengelolaan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik transaksional.

Pernyataan itu disampaikan Sarmuji menyusul mencuatnya dugaan praktik jual beli titik SPPG yang kini tengah didalami Kejaksaan Agung (Kejagung). 

“BGN harus bisa menjamin kepada publik bahwa tidak ada jual beli titik SPPG. Jika praktik ini dibiarkan, yang dirugikan bukan hanya keuangan negara, tetapi juga anak-anak yang seharusnya mendapat manfaat langsung dari program ini,” kata Sarmuji di Jakarta, Jumat (5/6/2026). 

Baca juga : Nilai Tambah Komoditas Mineral Diyakini Melesat

Sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Sarmuji menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dipastikan berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. 

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu, program MBG merupakan program yang baik dan mulia karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia. 

“Program MBG adalah program yang baik dan mulia. Niatnya benar, tujuannya jelas, dan manfaatnya bagi generasi muda sangat besar jika dijalankan dengan benar. Justru karena itu, kita tidak boleh membiarkan pelaksanaannya berjalan asal-asalan,” ujarnya. 

Baca juga : Cegah Kemacetan Parah, Hindari Jalan Ke Senayan

Sarmuji juga menyoroti kualitas makanan yang disajikan kepada para siswa. Dia mengingatkan bahwa hak peserta didik untuk memperoleh makanan bergizi dan layak tidak boleh dikurangi dengan alasan apa pun. 

“Kita sudah melihat banyak konten yang beredar di media sosial yang menampilkan makanan jauh dari kata layak. Ini bukan isu kecil. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap program Presiden,” tegasnya. 

Karena itu, Sarmuji mendorong BGN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran MBG, mulai dari sistem pengawasan hingga rantai pelaksanaan program di lapangan. 

Baca juga : Keok Oleh Pantai Gading Di Uji Coba, Alarm Bahaya Prancis

“Evaluasi harus dilakukan terhadap cara penyaluran, sistem pengawasan, dan seluruh rantai pelaksanaannya. Tujuannya agar program ini benar-benar tepat sasaran, efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi siswa sesuai harapan Presiden Prabowo,” katanya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.