Dark/Light Mode
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kian gencar menggali potensi bisnis internasional. Saat ini, animo pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor pada program BNI Xpora cukup bagus dan bisa dikoneksikan dengan diaspora di berbagai negara.
“UMKM yang orientasi ekspor meningkat cukup banyak dan kami lihat beberapa kota lumayan berhasil, tinggal nanti dikoneksikan dengan diaspora yang kami garap supaya jadi platform yang terakselerasi,” terang Direktur Utama BNI Royke Tumilaar di Jakarta, Rabu (6/4).
Baca juga : Tembus Pasar Ekspor Jepang Dan Malaysia, Nelayan Sikka Sukses Lewat BNI Xpora
Royke menyebut, dengan menyediakan sebuah platform akan membantu transformasi UMKM lebih cepat dan membantu go global. Hal ini dilakukan tidak hanya dari BNI sendiri, namun perlu bergandengan tangan dengan berbagai pihak.
“Dengan stakeholder seperti Bea cukai, Smesco, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian. Ini masuk platform untuk memudahkan calon eksportir baru dapat informasi yang jelas, kami perlebar ini jadi ekosistem yang efisien bagi pelaku di situ dan memudahkan semua pihak," ujar Royke.
Baca juga : Gandeng Kemlu, Pertamina Dongkrak Potensi Pasar Internasional
Royke mengungkapkan, BNI Xpora menjadi primadona perseroan saat ini. Sebagai bank yang ditunjuk untuk menjadi bank internasional, BNI berkomitmen mendukung para pelaku UMKM naik kelas hingga memasarkan produk di pasar internasional.
Lebih lanjut Royke mengatakan, BNI juga merangkul diaspora untuk memenuhi kebutuhan layanan transaksi dan pembiayaan. Bukan tidak mungkin, UMKM Xpora akan dikoneksikan dengan diaspora, sehingga tercipta ekosistem yang baik. Di mana peran diaspora akan bertindak selaku buyer dari produk-produk UMKM Xpora, agar bisa menggenjot ekspor.
Baca juga : MRT Mau Genjot Pemasukan Lewat Bisnis Di Luar Jual Tiket
Royke menyebutkan potensi pengembangan program Xpora sangat besar karena mencakup potensi bisnis ekspor dan diaspora di seluruh dunia.
“Ada 8 juta diaspora, di mana 4 juta itu imigran dari Indonesia. Kami coba bantu, akhirnya nanti ke payment, remitansi,” pungkas Royke. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.